Peretas Retas Perusahaan Pertahanan Israel IMCO, Dokumen Rahasia Militer Israel Bocor

Senin, 27 Juli 2026 - 00:15 WIB
Peretas anti-Zionis retas perusahaan pertahanan Israel IMCO, dokumen rahasia militer bocor. Foto/Tasnim
GAZA - Media berbahasa Ibrani Israel Hayom melaporkan serangan siber besar-besaran terhadap perusahaan industri militer Israel IMCO, dengan mengatakan bahwa peretas dari ‘Front Dukungan Siber’ telah mencuri sekitar 30 terabyte data, termasuk dokumen militer yang sangat sensitif.

Israel Hayom melaporkan insiden siber serius yang menargetkan perusahaan industri militer Israel (IMCO) yang strategis dan sensitif, dengan mengatakan, menurut pengakuan surat kabar itu sendiri, bahwa insiden tersebut berskala luas dan menunjukkan penetrasi mendalam ke dalam infrastruktur perusahaan besar tersebut.



IMCO, yang dianggap sebagai salah satu pemasok utama kementerian perang rezim Zionis, secara resmi mengakui bahwa infrastrukturnya mengalami “kerusakan serius” setelah serangan siber yang meluas.

Tingkat keparahan insiden tersebut sedemikian rupa sehingga perusahaan terpaksa membentuk tim krisis khusus dan menggunakan spesialis asing untuk mengatasi serangan tersebut.

Menurut informasi, serangan yang dilakukan oleh kelompok peretas bernama "Cyber Support Front" tersebut mengakibatkan infiltrasi jaringan komunikasi perusahaan, infrastruktur industri, dan server penyimpanan data, serta pencurian sekitar 30 terabyte data. Sepuluh terabyte informasi yang dicuri digambarkan sebagai dokumen militer yang sangat sensitif.

Kedalaman infiltrasi dilaporkan sedemikian rupa sehingga peretas memperoleh akses ke cetak biru pembuatan produk militer, kontrak penting, dan bahkan rekaman kamera pengawasan dari dalam fasilitas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!