Pasukan Khusus AS Siapkan Operasi Perebutan Bom Nuklir Iran, Ini 7 Strateginya

Minggu, 26 Juli 2026 - 00:15 WIB

5. Strategi Menghadapi Ranjau dan Bahan Peledak Iran

Menurut laporan CNN yang dikutip oleh New York Post, Iran telah menempatkan ranjau dan bahan peledak di terowongan di fasilitas Isfahan sebagai persiapan untuk potensi serangan.

Laporan tersebut juga mengidentifikasi Gunung Pickaxe sebagai target potensial setelah klaim bahwa Iran memindahkan ratusan sentrifugal dari fasilitas pengayaan Natanz di sana.

6. Butuh Koridor Udara dan Rute Ekstraksi yang Aman

Para ahli mengatakan bahwa operasi apa pun akan membutuhkan persiapan yang ekstensif, termasuk mengamankan koridor udara, melindungi rute ekstraksi, dan mempertahankan kendali atas lingkungan medan perang.

"Anda perlu membuat perimeter yang aman di sekitar semua lokasi yang ingin Anda masuki dan ambil materialnya," kata Rodgers, menambahkan bahwa pasukan darat akan dibutuhkan untuk mengamankan fasilitas dan membangun rute konvoi yang aman.

Misi tersebut juga akan bergantung pada penilaian intelijen AS tentang tata letak fasilitas, kerentanan struktural, dan apakah serangan udara dapat mencapai tujuan Washington.

7. Mirip dengan Penculikan Nicolas Maduro

Goldberg mengatakan operasi pengeboman dan misi pengambilan akan memiliki tujuan yang berbeda. "Itu adalah misi penghancuran," katanya. "Jika Anda mencoba masuk ke fasilitas tersebut, Anda akan berusaha untuk meruntuhkan fasilitas tersebut."

Mengenai Gunung Pickaxe, Goldberg menyarankan operasi skala kecil berpotensi menyerupai serangan AS yang menculik Presiden Venezuela Nicolas Maduro, menggambarkan skenario yang melibatkan infiltrasi, penghancuran, dan penarikan mundur.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!