Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:08 WIB
Houthi dan Arab Saudi saling serang. Foto/X/@BashaReport
RIYADH - Kelompok Houthi yang didukung Iran mengklaim serangan rudal terhadap Arab Saudi, setelah Riyadh melancarkan serangan terhadap target yang terkait dengan kelompok tersebut pada hari Jumat.

Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya

1. Houthi Menyerang Kota Jizan di Arab Saudi

Pada Sabtu pagi, media Ansarollah Houthi mengatakan di Telegram bahwa "serangan rudal Yaman" telah menyebabkan kebakaran di kota Jizan, Arab Saudi. Otoritas Saudi telah mengeluarkan peringatan darurat untuk provinsi tersebut.

Kelompok tersebut telah bersumpah akan membalas setelah Arab Saudi melancarkan serangan udara terhadap target Houthi di kota pelabuhan Hodeida di Yaman dan sebuah pulau di dekatnya pada hari Jumat.



Hal ini terjadi setelah tidak ada laporan serangan udara di wilayah yang lebih luas oleh AS atau Iran untuk pertama kalinya dalam dua minggu.

2. Houthi Menyerang Kapal Saudi di Laut Merah

Melansir The Guardian, serangan itu terjadi setelah sekutu AS, Riyadh, menyerang target militer Houthi pada hari Jumat, menyusul pengumuman kelompok Yaman tersebut tentang blokade maritim terhadap produsen minyak utama dan serangan terhadap kapal-kapal mereka di Laut Merah.

Para pemberontak menuduh Arab Saudi melakukan "eskalasi berbahaya" dan mengatakan tindakan mereka "tidak akan dibiarkan begitu saja".

Krisis ini menandai front baru perang yang telah melanda kawasan tersebut, dan terjadi di samping blokade paralel Iran terhadap Selat Hormuz, satu-satunya jalur maritim Riyadh lainnya.

Setelah baku tembak pada Sabtu pagi, media Ansarollah Houthi memposting di Telegram, "Penargetan fasilitas sipil oleh musuh Saudi di Hodeida dan pulau Kamaran merupakan eskalasi yang berbahaya," menambahkan: "Kami menegaskan bahwa kejahatan baru-baru ini tidak akan dibiarkan begitu saja."

3. Houthi Meluncurkan Rudal Balistik

Arab Saudi telah mencegat dua rudal balistik yang diluncurkan dari Yaman, menurut sebuah laporan berita.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!