Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:20 WIB
SK Group dimulai sebagai perusahaan tekstil pada tahun 1953 tetapi dengan cepat berkembang di berbagai industri untuk menjadi salah satu konglomerat terbesar di Korea Selatan.
Saat ini, SK Group adalah chaebol terbesar kedua setelah Samsung Group. Masyarakat Korea Selatan membeli paket telepon dari SK Telecom dan mengisi bahan bakar kendaraan mereka di SPBU SK.
Grup ini meraih ketenaran global setelah anak perusahaannya, SK Hynix, berada di pusat booming kecerdasan buatan (AI). Pada bulan Mei, produsen chip ini melampaui USD1 triliun (£750 miliar) di pasar saham Korea Selatan.
Seiring dengan melonjaknya nilai SK Hynix, status SK Group dan ketua dewan direksinya, Chey, juga meningkat.
Bulan lalu, Presiden Lee Jae Myung memuji Chey selama peluncuran rencana investasi AI yang penting, menyebutnya dan ketua Samsung, JY Lee, sebagai "Pahlawan Rakyat Korea."
Perusahaan ini juga mengumpulkan USD26,5 miliar dalam penawaran sahamnya di New York, menandai pencatatan saham terbesar yang pernah dilakukan oleh perusahaan asing di AS.
Saat ini, SK Group adalah chaebol terbesar kedua setelah Samsung Group. Masyarakat Korea Selatan membeli paket telepon dari SK Telecom dan mengisi bahan bakar kendaraan mereka di SPBU SK.
Grup ini meraih ketenaran global setelah anak perusahaannya, SK Hynix, berada di pusat booming kecerdasan buatan (AI). Pada bulan Mei, produsen chip ini melampaui USD1 triliun (£750 miliar) di pasar saham Korea Selatan.
Seiring dengan melonjaknya nilai SK Hynix, status SK Group dan ketua dewan direksinya, Chey, juga meningkat.
Bulan lalu, Presiden Lee Jae Myung memuji Chey selama peluncuran rencana investasi AI yang penting, menyebutnya dan ketua Samsung, JY Lee, sebagai "Pahlawan Rakyat Korea."
Perusahaan ini juga mengumpulkan USD26,5 miliar dalam penawaran sahamnya di New York, menandai pencatatan saham terbesar yang pernah dilakukan oleh perusahaan asing di AS.
(ahm)
Lihat Juga :