Iran Bombardir Pangkalan AS di Yordania, Kuwait, Bahrain, dan Oman

Minggu, 12 Juli 2026 - 14:33 WIB
Iran bombardir pangkalan AS di Yordania, Kuwait Bahrain dan Oman. Foto/X/ISNA
TEHERAN - Militer Iran meluncurkan serangan rudal dan drone terkoordinasi terhadap fasilitas militer AS di Yordania, Kuwait, Bahrain, dan Oman sebagai tanggapan atas serangan Amerika yang terus berlanjut di Iran selatan, dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC). Angkatan Darat Iran memperingatkan bahwa tindakan AS lebih lanjut akan memicu pembalasan yang lebih keras.

Dalam sebuah pernyataan pada Minggu pagi, Kantor Hubungan Masyarakat IRGC mengatakan bahwa Amerika Serikat telah berupaya untuk “sekali lagi menguji apa yang telah diuji” dengan memaksakan kehendaknya pada pemerintah Oman dan memprovokasi ketegangan melalui “pergerakan ilegal” beberapa kapal di selatan Selat Hormuz.



Angkatan Laut Iran, lanjut pernyataan itu, menggagalkan upaya tersebut dengan "respons yang tegas."

Pernyataan itu selanjutnya mengatakan bahwa Amerika Serikat melancarkan serangan udara terhadap beberapa pangkalan pesisir dan menara telekomunikasi di sepanjang garis pantai selatan Iran sebagai respons terhadap kemunduran tersebut.

Menurut IRGC, Angkatan Udara mereka kemudian menargetkan posisi militer AS, menyerang infrastruktur militer utama di Pangkalan Udara Pangeran Hassan di Yordania selama fase pertama operasi pembalasan.

"Agresi berkelanjutan dari Amerika Serikat yang melanggar komitmen akan ditanggapi dengan respons yang lebih keras," kata pernyataan itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!