Ukraina Menggila, Pertahanan Udara Rusia Hancurkan 5.000 Drone dalam Sepekan
Jum'at, 10 Juli 2026 - 18:28 WIB
Sistem pertahanan udara Pantsir Rusia. Foto/rostec
MOSKOW - Pertahanan udara Rusia menghancurkan hampir 5.000 drone selama satu pekan. Data itu diungkap dalam laporan Kementerian Pertahanan Rusia.
"Sistem pertahanan udara menembak jatuh 72 bom udara berpemandu, 36 sistem roket peluncuran ganda HIMARS buatan AS, empat sistem roket peluncuran ganda Vampire buatan Republik Ceko, 10 rudal jelajah berbasis darat Flamingo, tiga rudal berpemandu jarak jauh Neptune-MD, serta 4.975 pesawat tanpa awak," ungkap pernyataan tersebut.
Ukraina kehilangan lebih dari 3.060 tentara dalam pertempuran melawan Gugus Tempur Vostok Rusia selama pekan lalu, selain kerugian dalam hal tenaga kerja dan peralatan di front lain, kata Kementerian Pertahanan Rusia.
"Kerugian formasi bersenjata Ukraina di wilayah tanggung jawab Gugus Tempur Vostok mencapai lebih dari 3.060 personel militer, 22 kendaraan tempur lapis baja, 52 kendaraan, dan tiga meriam artileri lapangan," kata kementerian itu.
"Sistem pertahanan udara menembak jatuh 72 bom udara berpemandu, 36 sistem roket peluncuran ganda HIMARS buatan AS, empat sistem roket peluncuran ganda Vampire buatan Republik Ceko, 10 rudal jelajah berbasis darat Flamingo, tiga rudal berpemandu jarak jauh Neptune-MD, serta 4.975 pesawat tanpa awak," ungkap pernyataan tersebut.
Ukraina kehilangan lebih dari 3.060 tentara dalam pertempuran melawan Gugus Tempur Vostok Rusia selama pekan lalu, selain kerugian dalam hal tenaga kerja dan peralatan di front lain, kata Kementerian Pertahanan Rusia.
"Kerugian formasi bersenjata Ukraina di wilayah tanggung jawab Gugus Tempur Vostok mencapai lebih dari 3.060 personel militer, 22 kendaraan tempur lapis baja, 52 kendaraan, dan tiga meriam artileri lapangan," kata kementerian itu.
Lihat Juga :