Panglima IRGC Sumpah Balas Dendam atas Pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran

Jum'at, 10 Juli 2026 - 16:16 WIB
Panglima tertinggi IRGC Brigadir Jenderal Ahmad Vahidi. Foto/iranitl.com
TEHERAN - Panglima tertinggi IRGC Brigadir Jenderal Ahmad Vahidi bersumpah membalas dendam terhadap Amerika Serikat dan Israel atas pembunuhan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei. Dia mengatakan peristiwa itu tidak akan “dihapus dari ingatan sejarah”.

Brigadir Jenderal Ahmad Vahidi menyerukan, “Penegakan keadilan sepenuhnya dan tanggapan yang setimpal terhadap para penjahat, terutama tentara Amerika yang membunuh anak-anak.”



“Para pemimpin kriminal Amerika dan semua musuh Revolusi Islam dan Front Perlawanan harus tahu bahwa dengan pembunuhan pengecut terhadap pemimpin suci ini mereka tidak akan pernah… menurunkan bendera perlawanan ke tanah,” kata Vahidi dalam pernyataan yang dimuat kantor berita Sepah.

Dia menegaskan, “Membalas dendam atas para martir dan menghukum para pelaku… akan tetap menjadi tuntutan yang pasti, sah, dan tak terlupakan.”

Komentar Vahidi muncul setelah Khamenei dimakamkan di kampung halamannya di Mashhad pada hari Kamis, empat bulan setelah ia dan empat anggota keluarganya tewas dalam serangan udara AS-Israel.

Sementara itu, Selat Hormuz kini tampaknya menjadi "kartu utama konflik" antara Amerika Serikat dan Iran, menurut seorang analis.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!