AS Serang Iran dan Cabut Pengecualian Sanksi Sementara untuk Minyak Iran
Rabu, 08 Juli 2026 - 06:48 WIB
Pada Selasa pagi, Departemen Keuangan AS membatalkan lisensi yang diumumkan pada bulan Juni yang mengizinkan Iran untuk memproduksi, menjual, dan mengirimkan minyak mentah dan produk terkait hingga 21 Agustus.
Sementara itu, Bahrain telah bergabung dengan kecaman di kawasan itu, mengecam apa yang disebutnya sebagai serangan Iran terhadap kapal tanker minyak Saudi dan Qatar yang melintasi Selat Hormuz.
Manama menyebut insiden tersebut sebagai "pelanggaran berat hukum internasional" dan ancaman terhadap keamanan maritim dan pasokan energi global.
Kementerian Luar Negeri Bahrain menyatakan solidaritas dengan Arab Saudi dan Qatar, dan mendesak komunitas internasional mengambil tindakan untuk melindungi kebebasan navigasi dan mencegah insiden lebih lanjut di jalur air strategis tersebut.
Baca juga: Apa itu Administrasi Gaza yang Baru setelah Pemerintahan Hamas Bubar?
Sementara itu, Bahrain telah bergabung dengan kecaman di kawasan itu, mengecam apa yang disebutnya sebagai serangan Iran terhadap kapal tanker minyak Saudi dan Qatar yang melintasi Selat Hormuz.
Manama menyebut insiden tersebut sebagai "pelanggaran berat hukum internasional" dan ancaman terhadap keamanan maritim dan pasokan energi global.
Kementerian Luar Negeri Bahrain menyatakan solidaritas dengan Arab Saudi dan Qatar, dan mendesak komunitas internasional mengambil tindakan untuk melindungi kebebasan navigasi dan mencegah insiden lebih lanjut di jalur air strategis tersebut.
Baca juga: Apa itu Administrasi Gaza yang Baru setelah Pemerintahan Hamas Bubar?
(sya)
Lihat Juga :