Dunia Sambut Positif Perdamaian AS dan Iran, Hanya Israel yang Marah
Senin, 15 Juni 2026 - 17:30 WIB
6. Negara-negara Eropa
Negara-negara Eropa menyatakan siap mencabut sanksi terhadap Iran jika Teheran mengambil “langkah-langkah yang jelas dan dapat diverifikasi” terkait program nuklirnya.“Iran tidak boleh pernah memperoleh senjata nuklir,” kata para pemimpin Italia, Jerman, Prancis, dan Inggris.
“Kami siap bekerja sama dengan AS, Iran, dan IAEA untuk tujuan ini,” kata pernyataan tersebut, merujuk pada Badan Energi Atom Internasional.
Pernyataan itu juga menyerukan pembukaan Selat Hormuz tanpa batasan dan menegaskan kedaulatan dan integritas teritorial Lebanon.
7. PBB
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyambut baik “kesepakatan damai” yang diumumkan antara AS dan Iran sebagai “langkah penting”.“Saya mengucapkan selamat yang sebesar-besarnya kepada AS dan Iran atas tercapainya kesepakatan damai yang menjamin gencatan senjata segera dan permanen, pembukaan kembali Selat Hormuz, serta kerangka kerja untuk negosiasi lebih lanjut,” tulis Guterres di X.
“Ini merupakan langkah penting menuju penyelesaian konflik secara damai,” katanya.
8. Prancis
Presiden Emmanuel Macron menyatakan dukungannya terhadap kesepakatan antara Washington dan Teheran, menambahkan bahwa Selat Hormuz harus dibuka kembali tanpa syarat, dan bahwa Prancis akan terus mendukung pemerintah Lebanon dalam upayanya untuk mengendalikan Hizbullah.“Saya menyambut baik kesepakatan yang dicapai antara Amerika Serikat dan Iran, hasil dari upaya diplomatik yang melibatkan beberapa mitra. Saya menyerukan implementasi yang cepat dan penuh oleh semua pihak yang terlibat dalam konflik,” kata Macron dalam sebuah unggahan di X.
“Kesepakatan ini harus memungkinkan pembukaan kembali Selat Hormuz secara mendesak dan tanpa syarat, yang siap didukung oleh misi internasional yang dibentuk bersama Inggris. Sumber daya telah tersedia dan siap untuk dikerahkan.”
Prancis “juga akan terus memberikan dukungan penuhnya kepada upaya tegas pemerintah Lebanon untuk memulihkan kedaulatan negara, yang merupakan satu-satunya cara untuk menjamin stabilitas dan integritas wilayah Lebanon serta memenuhi kebutuhan penduduknya,” tambahnya.
(ahm)
Lihat Juga :