Eks PM Israel Serukan Netanyahu Digulingkan dengan Tongkat dan Batu

Senin, 15 Juni 2026 - 10:13 WIB
Barak menambahkan bahwa kesepakatan damai AS dan Iran yang sedang dibahas bukanlah sebuah perjanjian. "Melainkan nota kesepahaman yang gagal membahas rudal atau sekutu regional Iran," katanya.

Barak berpendapat, "Tidak satu pun tujuan perang melawan Iran yang telah tercapai.”

Pernyataan tersebut langsung menuai kritik dari sekutu Netanyahu. Boaz Bismuth, anggota Knesset dari Partai Likud dan ketua Komite Luar Negeri dan Pertahanan Knesset, menyerukan penyelidikan kriminal terhadap Barak atas apa yang dia sebut sebagai melegitimasi kekerasan terhadap perdana menteri.

“Dia harus dikirim ke psikiater, dan jika dia dinyatakan sehat secara mental, penyelidikan kriminal harus segera dibuka terhadapnya,” kata Bismuth dalam sebuah unggahan di X.

Presiden AS Donald Trump mengonfirmasi bahwa kesepakatan damai dengan Iran telah tercapai. Dia mengatakan telah memerintahkan pemcabutan blokade Angkatan Laut AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran di Selat Hormuz, yang diberlakukan sebagai pembalasan atas cengkeraman Iran pada jalur perairan penting tersebut.

"Selamat kepada semua!" tulis Trump di Truth Social. "Dengan ini saya sepenuhnya mengotorisasi pembukaan Selat Hormuz tanpa biaya tol, dan, secara bersamaan, memerintahkan pencabutan segera blokade Angkatan Laut Amerika Serikat," lanjut Trump.

Sejak gencatan senjata 8 April yang dimediasi oleh Pakistan, upaya yang bertujuan untuk mengakhiri perang yang dilancarkan oleh AS dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari terus berlanjut hingga akhirnya Washington dan Teheran mencapai kesepakatan.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!