Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
Senin, 15 Juni 2026 - 04:40 WIB
3. Donald Trump Ingin Mengenakang Wisata Kelahiran
Selama masa jabatan pertama Presiden Donald Trump, Departemen Luar Negeri memperkenalkan aturan yang bertujuan untuk mengekang wisata kelahiran. Langkah-langkah tersebut memungkinkan petugas konsuler untuk menolak visa pengunjung jika mereka menentukan tujuan utama pemohon adalah untuk mendapatkan kewarganegaraan AS untuk seorang anak melalui kelahiran di negara tersebut, sementara mengharuskan mereka yang mencari perawatan medis untuk mendokumentasikan rencana perawatan dan kemampuan mereka untuk membayar. Aturan tersebut tetap berlaku hingga saat ini.4. China dan Rusia Mendominasi
Investigasi telah mengidentifikasi warga negara China dan Rusia sebagai sumber utama klien wisata kelahiran.Para kritikus mengatakan pariwisata kelahiran hanya menyumbang sebagian kecil dari kelahiran di AS dan berpendapat bahwa kewarganegaraan berdasarkan kelahiran adalah prinsip konstitusional yang telah lama ada. Perkiraan menunjukkan bahwa hal itu mewakili kurang dari 1% dari 3,6 juta kelahiran yang tercatat di seluruh negeri setiap tahunnya.
Upaya penegakan hukum yang diperbarui ini dilakukan seiring dengan upaya pemerintahan Trump untuk memperketat pemeriksaan visa dan menerapkan langkah-langkah yang lebih luas untuk memerangi penipuan terkait imigrasi dan memperkuat keamanan perbatasan.
(ahm)
Lihat Juga :