Israel Bombardir Lebanon Lagi, Padahal Telah Setuju Gencatan Senjata yang Dimediasi AS

Jum'at, 05 Juni 2026 - 11:51 WIB
Israel bombardir Lebanon lagi pada Kamis, kurang dari 24 jam setelah keduanya menyetujui proposal gencatan senjata yang dimediasi AS. Foto/Palestine Chronicle
BEIRUT - Israel kembali membombardir Lebanon selatan dan timur pada Kamis petang, yang menyebabkan delapan orang tewas dan 15 lainnya terluka. Serangan udara ini diluncurkan kurang dari 24 jam setelah Tel Aviv dan Beirut menyetujui proposal gencatan senjata yang dimediasi Amerika Serikat (AS).

Kementerian Kesehatan Lebanon mengatakan serangan mematikan Zionis Israel menargetkan kota Sohmor, Masaken, dan Arab Al-Jalil.



Sementara itu, militer Israel atau IDF mengeklaim sebuah rudal anti-tank yang ditembakkan oleh Hizbullah menewaskan seorang tentara Israel di Lebanon selatan. Israel juga menyalahkan Hizbullah atas kematian seorang tentara penjaga perdamaian PBB yang terluka dalam serangan mortir malam sebelumnya.

Baca Juga: Pemimpin Hizbullah Kecam Negosiasi Israel-Lebanon, Anggap Tak Tahu Malu
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!