Rudal Patriot AS Makan Tuan: Gagal Cegat Misil Iran, Malah Hancurkan Bandara Kuwait
Kamis, 04 Juni 2026 - 06:50 WIB
“Investigasi dan penelitian kami terhadap serangan terminal penumpang Kuwait menunjukkan bahwa Angkatan Udara IRGC tidak menembak sasaran ini, dan kehancuran terminal penumpang bandara Kuwait disebabkan oleh kesalahan pada sistem Patriot Amerika, yang mendarat di terminal ini setelah gagal mencegat rudal Iran,” kata IRGC pada hari Rabu, yang dilansir Russia Today, Kamis (4/6/2026).
Kementerian Luar Negeri Kuwait mengatakan setidaknya satu orang tewas ketika sebuah rudal menghantam terminal bandara dan fasilitas vital lainnya, termasuk misi diplomatik. Beberapa orang juga terluka dalam serangan itu, imbuh kementerian itu tanpa menyebutkan jumlahnya.
Sebuah video yang diperoleh Russia Today menunjukkan dampak serangan tersebut. Video pendek itu menunjukkan bagian dalam gedung terminal bandara yang dipenuhi asap dan debu. Potongan-potongan puing terlihat berserakan di lantai dengan beberapa kebakaran terlihat, termasuk di atap.
Kementerian Luar Negeri Kuwait tidak berkomentar tentang besarnya kerusakan yang ditimbulkan pada bandara. Mereka mengutuk apa yang disebutnya sebagai “serangan agresif” Iran dan menyalahkannya atas peningkatan eskalasi dan ketegangan yang meningkat di Timur Tengah.
Selain itu, kementerian itu juga memperingatkan bahwa Kuwait memiliki hak penuh dan inherennya untuk membalas.
Kementerian Luar Negeri Kuwait mengatakan setidaknya satu orang tewas ketika sebuah rudal menghantam terminal bandara dan fasilitas vital lainnya, termasuk misi diplomatik. Beberapa orang juga terluka dalam serangan itu, imbuh kementerian itu tanpa menyebutkan jumlahnya.
Sebuah video yang diperoleh Russia Today menunjukkan dampak serangan tersebut. Video pendek itu menunjukkan bagian dalam gedung terminal bandara yang dipenuhi asap dan debu. Potongan-potongan puing terlihat berserakan di lantai dengan beberapa kebakaran terlihat, termasuk di atap.
Kementerian Luar Negeri Kuwait tidak berkomentar tentang besarnya kerusakan yang ditimbulkan pada bandara. Mereka mengutuk apa yang disebutnya sebagai “serangan agresif” Iran dan menyalahkannya atas peningkatan eskalasi dan ketegangan yang meningkat di Timur Tengah.
Selain itu, kementerian itu juga memperingatkan bahwa Kuwait memiliki hak penuh dan inherennya untuk membalas.
Lihat Juga :