Aramco Peringatkan Dunia Dekati Krisis Bahan Bakar yang Parah

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:26 WIB
CEO Aramco Amin Nasser. Foto/anadolu
RIYADH - Raksasa minyak Arab Saudi, Saudi Aramco, memperingatkan stok bensin dan bahan bakar jet global dapat turun ke "tingkat kritis" pada musim panas jika Selat Hormuz tetap ditutup. Peringatan itu diungkap Financial Times.

Peringatan ini menandai intervensi langka dan penting dari perusahaan minyak terbesar di dunia di tengah meningkatnya kekhawatiran atas krisis energi yang memburuk akibat perang Iran.



CEO Aramco, Amin Nasser, mengatakan penipisan cadangan darat semakin cepat, dengan bahan bakar olahan, termasuk bensin dan bahan bakar jet, mengalami penurunan paling tajam.

Ia mengatakan dunia secara efektif telah kehilangan sekitar satu miliar barel minyak sejak dimulainya perang dengan Iran dan penutupan Selat Hormuz.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!