Negara Arab Ini Cabut Kewarganegaraan 69 Orang karena Dukung Iran
Selasa, 28 April 2026 - 08:23 WIB
Kelompok tersebut mengatakan tidak jelas apakah mereka yang terkena dampak telah ditangkap, apakah mereka berada di dalam atau di luar negeri, atau apakah mereka memiliki kewarganegaraan lain.
Iran meluncurkan gelombang serangan rudal dan drone terhadap negara-negara Arab Teluk, termasuk Bahrain, sebagai respons terhadap serangan AS dan Israel terhadap republik Islam tersebut yang dimulai pada 28 Februari.
Teheran menuduh negara-negara Arab itu mengizinkan AS menggunakan wilayah mereka sebagai landasan peluncuran serangan.
Serangan Iran, yang menargetkan pangkalan militer AS di kawasan tersebut serta infrastruktur penting di negara-negara Teluk, telah berhenti sejak gencatan senjata rapuh yang diumumkan Washington dan Teheran pada 8 April.
Langkah Bahrain ini terjadi ketika negara-negara Teluk berada dalam keadaan siaga tinggi atas infiltrasi Iran, di mana Qatar, Kuwait, dan Uni Emirat Arab (UEA) menindak tegas apa yang mereka sebut sebagai jaringan terkait Iran.
Iran meluncurkan gelombang serangan rudal dan drone terhadap negara-negara Arab Teluk, termasuk Bahrain, sebagai respons terhadap serangan AS dan Israel terhadap republik Islam tersebut yang dimulai pada 28 Februari.
Teheran menuduh negara-negara Arab itu mengizinkan AS menggunakan wilayah mereka sebagai landasan peluncuran serangan.
Serangan Iran, yang menargetkan pangkalan militer AS di kawasan tersebut serta infrastruktur penting di negara-negara Teluk, telah berhenti sejak gencatan senjata rapuh yang diumumkan Washington dan Teheran pada 8 April.
Langkah Bahrain ini terjadi ketika negara-negara Teluk berada dalam keadaan siaga tinggi atas infiltrasi Iran, di mana Qatar, Kuwait, dan Uni Emirat Arab (UEA) menindak tegas apa yang mereka sebut sebagai jaringan terkait Iran.
Lihat Juga :