PM Hungaria Magyar Peringatkan Netanyahu akan Ditangkap
Selasa, 21 April 2026 - 20:20 WIB
Magyar berkampanye untuk memperbaiki hubungan dengan Brussels dan membuka lebih dari 16 miliar euro (USD19 miliar) dana Uni Eropa untuk Hongaria yang saat ini dibekukan karena tuduhan pelanggaran hukum dan korupsi.
Sejak kemenangannya, Magyar juga berjanji mereformasi media pemerintah, mempertimbangkan keanggotaan Zona Euro, dan mengakhiri veto atas bantuan Ukraina – meskipun dengan beberapa catatan.
Ia mendukung keputusan Hongaria untuk tidak ikut serta dalam paket pinjaman Uni Eropa sebesar 90 miliar euro kepada Kiev, dengan alasan kendala anggaran, dan mengatakan aksesi Ukraina ke Uni Eropa dalam satu dekade tidak realistis.
Pada konferensi pers hari Senin, ia juga mendesak Kiev membuka kembali pipa Druzhba Rusia dan mengatakan Hongaria tidak akan menerima "segala bentuk pemerasan" terkait pasokan energi.
Sebelumnya ia mengatakan Budapest akan terus membeli energi Rusia, memprioritaskan minyak termurah, dan memberi sinyal bahwa ia akan "menjawab" jika Presiden Rusia Vladimir Putin menelepon.
Baca juga: Ketua Parlemen Iran dan Menteri Luar Negeri Masih di Iran, Bagaimana Nasib Negosiasi dengan AS?
Sejak kemenangannya, Magyar juga berjanji mereformasi media pemerintah, mempertimbangkan keanggotaan Zona Euro, dan mengakhiri veto atas bantuan Ukraina – meskipun dengan beberapa catatan.
Ia mendukung keputusan Hongaria untuk tidak ikut serta dalam paket pinjaman Uni Eropa sebesar 90 miliar euro kepada Kiev, dengan alasan kendala anggaran, dan mengatakan aksesi Ukraina ke Uni Eropa dalam satu dekade tidak realistis.
Pada konferensi pers hari Senin, ia juga mendesak Kiev membuka kembali pipa Druzhba Rusia dan mengatakan Hongaria tidak akan menerima "segala bentuk pemerasan" terkait pasokan energi.
Sebelumnya ia mengatakan Budapest akan terus membeli energi Rusia, memprioritaskan minyak termurah, dan memberi sinyal bahwa ia akan "menjawab" jika Presiden Rusia Vladimir Putin menelepon.
Baca juga: Ketua Parlemen Iran dan Menteri Luar Negeri Masih di Iran, Bagaimana Nasib Negosiasi dengan AS?
(sya)
Lihat Juga :