Iran Tuding AS dan Israel Lakukan Genosida, Tak Hanya Kejahatan Perang

Kamis, 02 April 2026 - 17:30 WIB
Pemandangan puing-puing sekolah, tempat banyak siswa dan guru kehilangan nyawa pada hari pertama gelombang serangan yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran, di Hormozgan, Iran pada 5 Maret 2026. Foto/anadolu
TEHERAN - Iran menuduh Amerika Serikat (AS) dan Israel melakukan genosida atas penargetan "sengaja" terhadap sekolah dan fasilitas pendidikan dalam serangan terhadap negara tersebut. Dalam unggahan di X pada hari Rabu (1/4/2026), juru bicara Kementerian Luar Negeri Esmaeil Baqaei mengatakan lebih dari 600 sekolah dan fasilitas pendidikan di seluruh Iran telah menjadi sasaran serangan AS-Israel selama sebulan terakhir, termasuk Sekolah Shajareh Tayyebeh di Minab tempat lebih dari 160 anak tewas.

“Ini bukan tindakan kekejaman yang terisolasi – ini adalah bagian dari pola perang ilegal yang sistematis dan brutal terhadap Iran,” tulisnya. “Istilah ‘kejahatan perang’ sama sekali tidak cukup untuk menggambarkan kekejaman ini. Mengingat retorika permusuhan yang jelas terhadap Iran (sebagai satu bangsa) yang diungkapkan pejabat AS/Israel, kejahatan ini sama dengan genosida.”



Perang AS-Israel terhadap Iran dimulai dengan serangan besar-besaran di pusat-pusat kota pada 28 Februari, termasuk pemboman sekolah dasar Shajarah Tayyebeh, yang menewaskan 175 orang, lebih dari 160 di antaranya anak-anak.

Pejabat Amerika dan Israel awalnya memberikan bantahan dan penjelasan yang saling bertentangan, bahkan Presiden AS Donald Trump menyatakan serangan itu "dilakukan oleh Iran."

Namun, Pentagon telah membuka penyelidikan, dan laporan mengklaim para penyelidik telah mengkonfirmasi AS melakukan serangan tersebut menggunakan "data penargetan yang sudah usang" yang salah mengklasifikasikan sekolah tersebut sebagai bagian dari kompleks militer di dekatnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!