Pasukan Iran Tak Sabar Menunggu Tentara AS Datang, lalu Membakar Mereka
Senin, 30 Maret 2026 - 10:59 WIB
"Selama Amerika menginginkan Iran menyerah, tanggapan kami jelas: Jauh dari kami untuk menerima penghinaan," kata Ghalibaf.
Sementara itu, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengancam akan menargetkan cabang-cabang fasilitas pendidikan Israel dan Amerika di kawasan tersebut, menyebutnya sebagai "target yang sah" jika AS tidak mengutuk pengeboman universitas-universitas Iran oleh Zionis Israel.
"Jika pemerintah AS ingin universitas-universitasnya di wilayah tersebut terhindar dari serangan, mereka harus mengutuk pengeboman universitas-universitas (Iran) paling lambat pukul 12 siang hari Senin, 30 Maret, dalam pernyataan resmi," kata Garda Revolusi dalam sebuah pernyataan, yang dilansir media pemerintah Iran.
IRGC mendesak evakuasi fasilitas pendidikan Amerika dan Israel dan meminta mahasiswa dan staf untuk tetap berada setidaknya satu kilometer jauhnya.
IRGC juga menuntut agar AS menghentikan Israel dari menyerang universitas dan pusat penelitian Iran, yang telah diserang dalam beberapa hari terakhir.
Militer Israel telah mengakui menyerang universitas-universitas Iran yang menurut mereka terkait dengan pengembangan senjata.
Sementara itu, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengancam akan menargetkan cabang-cabang fasilitas pendidikan Israel dan Amerika di kawasan tersebut, menyebutnya sebagai "target yang sah" jika AS tidak mengutuk pengeboman universitas-universitas Iran oleh Zionis Israel.
"Jika pemerintah AS ingin universitas-universitasnya di wilayah tersebut terhindar dari serangan, mereka harus mengutuk pengeboman universitas-universitas (Iran) paling lambat pukul 12 siang hari Senin, 30 Maret, dalam pernyataan resmi," kata Garda Revolusi dalam sebuah pernyataan, yang dilansir media pemerintah Iran.
IRGC mendesak evakuasi fasilitas pendidikan Amerika dan Israel dan meminta mahasiswa dan staf untuk tetap berada setidaknya satu kilometer jauhnya.
IRGC juga menuntut agar AS menghentikan Israel dari menyerang universitas dan pusat penelitian Iran, yang telah diserang dalam beberapa hari terakhir.
Militer Israel telah mengakui menyerang universitas-universitas Iran yang menurut mereka terkait dengan pengembangan senjata.
Lihat Juga :