Sebulan Bisa Produksi 5.000 Drone, Iran Terus Mengulur Waktu Berperang

Rabu, 11 Maret 2026 - 20:30 WIB
"Kita tidak tahu persis berapa banyak rudal balistik dan drone yang sebenarnya dimiliki Iran," kata seorang ahli senjata, yang meminta namanya dirahasiakan, kepada DW.

2. Iran Memiliki 2.500 Rudal Balistik

Pada awal perang pada hari Sabtu, militer Israel memperkirakan bahwa Iran memiliki sekitar 2.500 rudal balistik.

Namun persediaan tersebut kemungkinan telah berkurang secara signifikan sejak saat itu, bukan hanya karena Iran menembakkan rudal ke target di seluruh wilayah tetapi juga karena serangan AS-Israel yang menghancurkan dan mengubur banyak lokasi penyimpanan bom.

Citra satelit yang saat ini beredar daring diduga menunjukkan serangan terhadap pangkalan rudal di Kermanshah, Karaj, Khorramabad, dan Tabriz utara, dengan pintu masuk terowongan yang runtuh menuju fasilitas penyimpanan bawah tanah yang dikatakan telah dihancurkan dalam serangan baru-baru ini.

"Kita juga melihat bahwa peluncur rudal bergerak sedang dikejar dengan sangat gencar," kata pakar senjata tersebut. "Apa yang sangat sulit lima tahun lalu sekarang dimungkinkan berkat kemajuan teknologi. Namun, pertanyaannya tetap berapa banyak dari sistem ini yang sebenarnya telah dihancurkan."

3. Teheran Mampu Memproduksi 5.000 Drone per Bulan

Tidak jelas berapa banyak rudal yang dipindahkan dari lokasi-lokasi ini dan disebarluaskan di seluruh negeri sebelum perang, dan berapa banyak peluncur rudal fungsional yang masih dimiliki Iran.

Pada 4 Maret, militer Israel memperingatkan bahwa Iran mempertahankan kapasitas yang substansial untuk meluncurkan rudal terhadap Israel, meskipun serangan yang sedang berlangsung menargetkan lokasi peluncuran rudal di Republik Islam.

Iran juga diyakini memiliki kemampuan untuk dengan cepat meningkatkan produksi drone. Menurut dokumen Rusia yang bocor, Teheran dapat memproduksi sekitar 5.000 drone per bulan.

Drone-drone tersebut diluncurkan dari kerangka sederhana yang dapat dibangun hanya dalam beberapa jam.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!