Takut Diserang Iran, Tentara AS Ramai-ramai Hengkang dari Pangkalan di Timur Tengah
Minggu, 22 Februari 2026 - 06:37 WIB
AS mulai evakuasi tentaranya dari pangkalan-pangkalan di Timur Tengah di tengah kekhawatiran menjadi target serangan Iran jika perang pecah. Foto/Ilustrasi/Facebook Task Force Spartan
TEHERAN - Amerika Serikat (AS) telah mengevakuasi tentara mereka dari pangkalan-pangkalan di Timur Tengah untuk misi yang tidak diungkapkan. Sumber Pentagon mengatakan evakuasi itu dilakukan di tengah kekhawatiran bahwa pangkalan-pangkalan tersebut menjadi target serangan Iran jika perang pecah.
Menurut laporan New York Times, yang mengutip pejabat Pentagon, ratusan tentara Amerika telah dipindahkan dari pangkalan Al Udeid di Qatar. Pergerakan serupa juga terjadi di sejumlah pangkalan AS di Bahrain—yang menampung Armada ke-5 Angkatan Laut—, serta di Irak, Suriah, Kuwait, Arab Saudi, Yordania, dan Uni Emirat Arab.
Baca Juga: Iran Tes Sistem Rudal Sayyad-3G, Pemanasan untuk Perang Melawan AS
Laporan tersebut menambahkan bahwa para pejabat Amerika khawatir bahwa 30.000 hingga 40.000 pasukan AS yang saat ini ditempatkan di Timur Tengah dapat menjadi target utama Republik Islam Iran. Para pejabat tersebut tidak mengungkap lokasi pemindahan para tentara Amerika.
Para pejabat Pentagon yang diwawancarai oleh New York Times mengatakan bahwa konflik ini akan berbeda dari serangan terhadap Al Udeid pada Juni 2025, di mana para pejabat Iran memberi tahu AS terlebih dahulu tentang serangan tersebut.
Menurut laporan New York Times, yang mengutip pejabat Pentagon, ratusan tentara Amerika telah dipindahkan dari pangkalan Al Udeid di Qatar. Pergerakan serupa juga terjadi di sejumlah pangkalan AS di Bahrain—yang menampung Armada ke-5 Angkatan Laut—, serta di Irak, Suriah, Kuwait, Arab Saudi, Yordania, dan Uni Emirat Arab.
Baca Juga: Iran Tes Sistem Rudal Sayyad-3G, Pemanasan untuk Perang Melawan AS
Laporan tersebut menambahkan bahwa para pejabat Amerika khawatir bahwa 30.000 hingga 40.000 pasukan AS yang saat ini ditempatkan di Timur Tengah dapat menjadi target utama Republik Islam Iran. Para pejabat tersebut tidak mengungkap lokasi pemindahan para tentara Amerika.
Para pejabat Pentagon yang diwawancarai oleh New York Times mengatakan bahwa konflik ini akan berbeda dari serangan terhadap Al Udeid pada Juni 2025, di mana para pejabat Iran memberi tahu AS terlebih dahulu tentang serangan tersebut.
Lihat Juga :