Dilarang Main Gim Daring, 3 Anak Bunuh Diri Bersama-sama
Rabu, 04 Februari 2026 - 18:12 WIB
Tiga anak India bunuh diri karena dilarang main gim daring. Foto/X/@BR_wallah
NEW DELHI - Orang tua dari tiga gadis di Ghaziabad, India , terguncang setelah tiga anak mereka melompat dari lantai sembilan gedung tempat tinggal mereka dan meninggal.
Melansir NDTV, ketiga gadis tersebut – yang diidentifikasi sebagai Pakhi (12), Prachi (14), dan Vishika (16) – tampaknya melompat setelah orang tua mereka keberatan dengan kebiasaan bermain game online mereka.
Baca Juga: 7 Fakta Pulau Pedofil Milik Jeffrey Epstein, dari Kuil Aneh hingga Transaksi Ilegal
Mereka meninggalkan sebuah buku harian dan apa yang diklaim pihak berwenang sebagai surat bunuh diri delapan halaman, yang merinci kebiasaan bermain gim mereka dan diawali dengan kalimat: "Bacalah semua yang tertulis di buku harian ini karena semuanya benar. Bacalah sekarang. Aku benar-benar minta maaf. Maaf, Papa.”
“Setelah tiba di lokasi kejadian dan melakukan penyelidikan, dipastikan bahwa tiga gadis, putri Chetan Kumar, telah meninggal setelah melompat dari gedung,” kata Atul Kumar Singh, Asisten Komisaris Polisi, Shalimar Garden, kepada NDTV. “Mereka dibawa dengan ambulans ke rumah sakit di Loni, di mana dokter menyatakan mereka meninggal. Polisi sedang melakukan proses hukum lebih lanjut,” tambahnya.
Gadis-gadis itu dilaporkan kecanduan gim daring, yang mereka kenal selama lockdown Covid-19. Mereka sangat tertarik pada gim berbasis tugas dan mulai mengisolasi diri dari dunia; mereka tampaknya mulai bolos sekolah untuk bermain gim.
Sebuah permainan berbasis tugas mengharuskan pemain untuk menyelesaikan serangkaian aktivitas yang semakin sulit untuk mencapai tantangan atau level berikutnya. Permainan ini menawarkan imbalan psikologis bagi mereka yang memainkannya.
Melansir NDTV, ketiga gadis tersebut – yang diidentifikasi sebagai Pakhi (12), Prachi (14), dan Vishika (16) – tampaknya melompat setelah orang tua mereka keberatan dengan kebiasaan bermain game online mereka.
Baca Juga: 7 Fakta Pulau Pedofil Milik Jeffrey Epstein, dari Kuil Aneh hingga Transaksi Ilegal
Mereka meninggalkan sebuah buku harian dan apa yang diklaim pihak berwenang sebagai surat bunuh diri delapan halaman, yang merinci kebiasaan bermain gim mereka dan diawali dengan kalimat: "Bacalah semua yang tertulis di buku harian ini karena semuanya benar. Bacalah sekarang. Aku benar-benar minta maaf. Maaf, Papa.”
“Setelah tiba di lokasi kejadian dan melakukan penyelidikan, dipastikan bahwa tiga gadis, putri Chetan Kumar, telah meninggal setelah melompat dari gedung,” kata Atul Kumar Singh, Asisten Komisaris Polisi, Shalimar Garden, kepada NDTV. “Mereka dibawa dengan ambulans ke rumah sakit di Loni, di mana dokter menyatakan mereka meninggal. Polisi sedang melakukan proses hukum lebih lanjut,” tambahnya.
Gadis-gadis itu dilaporkan kecanduan gim daring, yang mereka kenal selama lockdown Covid-19. Mereka sangat tertarik pada gim berbasis tugas dan mulai mengisolasi diri dari dunia; mereka tampaknya mulai bolos sekolah untuk bermain gim.
Sebuah permainan berbasis tugas mengharuskan pemain untuk menyelesaikan serangkaian aktivitas yang semakin sulit untuk mencapai tantangan atau level berikutnya. Permainan ini menawarkan imbalan psikologis bagi mereka yang memainkannya.
(ahm)