AS Ancam Iran dengan Armada Kapal Perang Lebih Besar daripada yang Digunakan terhadap Venezuela
Selasa, 27 Januari 2026 - 09:50 WIB
“Kami memiliki armada besar di dekat Iran. Lebih besar dari [yang dikerahkan di sekitar] Venezuela,” katanya, merujuk pada penumpukan aset Angkatan Laut AS saat penculikan Presiden Venezuela Nicolas Maduro.
Pada saat yang sama, Trump menyatakan bahwa Teheran benar-benar ingin menegosiasikan kesepakatan, dengan mengeklaim: “Mereka menelepon berkali-kali. Mereka ingin berbicara.”
Inti dari penumpukan tersebut adalah Kelompok Tempur Kapal Induk USS Abraham Lincoln, yang dikonfirmasi oleh Komando Pusat (CENTCOM) AS kini beroperasi di Timur Tengah.
Jet tempur F-15 dan F-35 tambahan, pesawat tanker pengisian bahan bakar, dan sistem pertahanan udara juga telah dikerahkan. Komandan CENTCOM Laksamana Brad Cooper mengunjungi Israel pada hari Sabtu untuk membahas rencana militer gabungan.
Sebagai tanggapan, Jenderal Mohammad Pakpour dari Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengeluarkan peringatan keras pada akhir pekan. Dia menyatakan, "IRGC lebih siap dari sebelumnya, siap menembak untuk membela negara."
Pada saat yang sama, Trump menyatakan bahwa Teheran benar-benar ingin menegosiasikan kesepakatan, dengan mengeklaim: “Mereka menelepon berkali-kali. Mereka ingin berbicara.”
Inti dari penumpukan tersebut adalah Kelompok Tempur Kapal Induk USS Abraham Lincoln, yang dikonfirmasi oleh Komando Pusat (CENTCOM) AS kini beroperasi di Timur Tengah.
Jet tempur F-15 dan F-35 tambahan, pesawat tanker pengisian bahan bakar, dan sistem pertahanan udara juga telah dikerahkan. Komandan CENTCOM Laksamana Brad Cooper mengunjungi Israel pada hari Sabtu untuk membahas rencana militer gabungan.
Sebagai tanggapan, Jenderal Mohammad Pakpour dari Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengeluarkan peringatan keras pada akhir pekan. Dia menyatakan, "IRGC lebih siap dari sebelumnya, siap menembak untuk membela negara."
Lihat Juga :