Serangan AS ke Iran Segera Terjadi, Kapal Induk Amerika Menuju Timur Tengah

Kamis, 15 Januari 2026 - 07:43 WIB
Dalam NOTAM tersebut, Iran melarang semua penerbangan kecuali penerbangan internasional ke dan dari Iran dengan izin.

Peta lalu lintas udara di atas Iran dan wilayah sekitarnya menunjukkan banyak penerbangan dialihkan di sekitar wilayah udara Iran.

Hanya lima pesawat yang terlihat di atas wilayah udara Iran pada saat NOTAM dikeluarkan, menurut situs pelacakan penerbangan tersebut.

Maskapai penerbangan Jerman; Lufthansa, mengatakan bahwa mereka akan menghindari semua wilayah udara Iran dan Irak sampai ada pemberitahuan lebih lanjut, menurut laporan AFP. Lufthansa mengoperasikan beberapa merek di seluruh Eropa dan Timur Tengah, termasuk Austrian, Brussels Airlines, Discover, Eurowings, Swiss, dan ITA Airways.

Juga pada hari Rabu, AS meminta personel di beberapa pangkalan militernya di Timur Tengah untuk dievakuasi. Meski demikian, seorang diplomat AS yang dikutip Reuters, mengatakan langkah evakuasi ini hanya sebagai "perubahan postur". Menurutnya, penyebab pasti evakuasi tentara ini tidak disebutkan.

Di antara pangkalan yang terkena dampak perubahan postur tersebut adalah Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar.

Sementara itu, kantor berita Reuters melaporkan serangan militer AS terhadap Iran akan segera terjadi. Menurut laporan tersebut, serangan itu dapat terjadi hanya dalam beberapa jam saja.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!