Tak Seperti Militer Venezuela, Garda Revolusi Tetap Setia kepada Khamenei

Sabtu, 10 Januari 2026 - 20:40 WIB
Garda Revolusi Iran tetap setia kepada Ayayollah Ali Khamenei. Foto/X
TEHERAN - Organisasi Intelijen Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menegaskan kembali komitmennya untuk berdiri di sisi bangsa Iran . Mereka memperingatkan bahwa rencana yang didukung pihak asing untuk menggoyahkan negara akan dihadapi sepenuhnya.

Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan pada hari Jumat menyusul kerusuhan sporadis yang terkait dengan pihak asing di seluruh negeri, organisasi tersebut mengatakan bahwa penilaian intelijen menunjukkan bahwa musuh Republik Islam telah menggeser strategi mereka dari agresi militer langsung menjadi upaya untuk memicu kekacauan di seluruh negeri dan merusak ketertiban umum dan keamanan.



Menurut pernyataan tersebut, perubahan pendekatan tersebut terjadi setelah kegagalan para agresor untuk memaksa Republik Islam tunduk melalui aksi militer.

Melansir Press TV, Organisasi Intelijen IRGC mengatakan Amerika Serikat telah memfokuskan pada kombinasi tindakan yang bertujuan untuk mempertahankan tekanan pada Iran, termasuk melalui pemeliharaan "bayang-bayang perang" di negara tersebut, mengaktifkan "pengaktifan kembali" sanksi Dewan Keamanan PBB terhadap Republik Islam, mendorong tindakan penghancuran, dan membatasi sumber daya mata uang asing Iran, untuk menghasilkan efek ekonomi dan psikologis.

Dalam kerangka ini, pernyataan tersebut mengatakan, rencana yang ditargetkan dan bertahap telah dirancang di bawah arahan dinas intelijen asing dan dieksekusi di lapangan oleh elemen teroris terorganisir.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!