Jet Tempur AS Serang Pangkalan Militer Terbesar di Venezuela

Sabtu, 03 Januari 2026 - 14:44 WIB
Ketika ditanya secara langsung apakah ia mengkonfirmasi atau membantah serangan AS di wilayah Venezuela, Maduro berkata: “Ini bisa menjadi sesuatu yang akan kita bicarakan dalam beberapa hari ke depan.”

Maduro mengatakan pendekatan pemerintahan Trump membuat “jelas” bahwa AS “berupaya memaksakan diri” pada Venezuela melalui “ancaman, intimidasi, dan kekerasan”.

Wawancara Maduro direkam pada Malam Tahun Baru, hari yang sama ketika militer AS menyerang lima kapal yang diduga menyelundupkan narkoba, menewaskan sedikitnya lima orang.

Serangan terbaru ini menambah jumlah total serangan kapal yang diketahui di Karibia dan Pasifik timur menjadi 35 dan jumlah orang yang tewas menjadi setidaknya 115, menurut angka yang diumumkan oleh pemerintahan Trump.

Warga Venezuela dan Kolombia termasuk di antara para korban.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!