168 Dokter Diwisuda di Rumah Sakit Al-Shifa Gaza di Tengah Reruntuhan Perang
Sabtu, 27 Desember 2025 - 09:47 WIB
Ia menambahkan para dokter melanjutkan studi mereka sambil merawat para korban luka, menyoroti kelanjutan pelatihan medis khusus selama perang.
Dr. Muhammad Abu Salmiya, direktur medis Rumah Sakit Al-Shifa, mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa wisuda ini berlangsung setelah dua tahun di mana sistem kesehatan dan rumah sakit Gaza berulang kali menjadi sasaran, meskipun dilindungi oleh hukum humaniter internasional.
Ia mengatakan serangan Israel tersebut gagal menghancurkan masyarakat Palestina, menekankan staf medis bertekad membangun kembali rumah sakit yang hancur.
Dr. Ahmed Basel, kepala departemen di Rumah Sakit Abdul Aziz al-Rantisi, mengatakan wisuda di dalam kompleks medis yang rusak mengirimkan pesan yang jelas bahwa warga Palestina terus mengejar pendidikan dan kemajuan profesional di bawah keadaan yang paling sulit.
Ia menambahkan banyak dokter melanjutkan pendidikan ke jenjang akademik yang lebih tinggi, termasuk gelar doktor, meskipun terjadi perang.
Dr. Muhammad Abu Salmiya, direktur medis Rumah Sakit Al-Shifa, mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa wisuda ini berlangsung setelah dua tahun di mana sistem kesehatan dan rumah sakit Gaza berulang kali menjadi sasaran, meskipun dilindungi oleh hukum humaniter internasional.
Ia mengatakan serangan Israel tersebut gagal menghancurkan masyarakat Palestina, menekankan staf medis bertekad membangun kembali rumah sakit yang hancur.
Dr. Ahmed Basel, kepala departemen di Rumah Sakit Abdul Aziz al-Rantisi, mengatakan wisuda di dalam kompleks medis yang rusak mengirimkan pesan yang jelas bahwa warga Palestina terus mengejar pendidikan dan kemajuan profesional di bawah keadaan yang paling sulit.
Ia menambahkan banyak dokter melanjutkan pendidikan ke jenjang akademik yang lebih tinggi, termasuk gelar doktor, meskipun terjadi perang.
Lihat Juga :