AS Tegaskan Fase Kedua Kesepakatan Gaza akan Dimulai Awal Januari
Jum'at, 26 Desember 2025 - 08:25 WIB
Warga melanjutkan kehidupan yang sulit di Kota Gaza dengan tinggal di tenda-tenda. Foto/anadolu
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) telah memberi tahu Israel dan para mediator bahwa fase kedua rencana gencatan senjata Gaza yang diajukan Presiden Donald Trump akan dimulai pada awal Januari. Saluran berita Israel Channel 13 melaporkan hal itu pada Rabu malam (24/12/2025).
Saluran berbahasa Ibrani tersebut mengutip seorang pejabat senior Israel, yang tidak disebutkan namanya, yang mengatakan, “Utusan khusus AS Steve Witkoff memberi tahu Israel dan para mediator bahwa fase kedua perjanjian Gaza akan dimulai pada awal Januari.”
Menurut saluran tersebut, Israel khawatir Trump mungkin akan mendorong langkah menuju fase kedua tanpa perlucutan senjata di Gaza.
Israel dan Hamas mencapai kesepakatan gencatan senjata dua fase di Gaza pada 9 Oktober, melalui mediasi Mesir, Qatar, dan Turki, di bawah dukungan Presiden AS Donald Trump.
Kesepakatan tersebut didasarkan pada rencana 20 poin yang diusulkan Trump untuk mengakhiri perang.
Fase pertama perjanjian tersebut mulai berlaku pada hari berikutnya. Namun, Israel melanggar kesepakatan tersebut ratusan kali dan gagal sepenuhnya menerapkan ketentuan-ketentuannya, khususnya yang berkaitan dengan masalah kemanusiaan dan masuknya bantuan, meskipun Hamas telah memberikan komitmen penuh.
Saluran berbahasa Ibrani tersebut mengutip seorang pejabat senior Israel, yang tidak disebutkan namanya, yang mengatakan, “Utusan khusus AS Steve Witkoff memberi tahu Israel dan para mediator bahwa fase kedua perjanjian Gaza akan dimulai pada awal Januari.”
Menurut saluran tersebut, Israel khawatir Trump mungkin akan mendorong langkah menuju fase kedua tanpa perlucutan senjata di Gaza.
Israel dan Hamas mencapai kesepakatan gencatan senjata dua fase di Gaza pada 9 Oktober, melalui mediasi Mesir, Qatar, dan Turki, di bawah dukungan Presiden AS Donald Trump.
Kesepakatan tersebut didasarkan pada rencana 20 poin yang diusulkan Trump untuk mengakhiri perang.
Fase pertama perjanjian tersebut mulai berlaku pada hari berikutnya. Namun, Israel melanggar kesepakatan tersebut ratusan kali dan gagal sepenuhnya menerapkan ketentuan-ketentuannya, khususnya yang berkaitan dengan masalah kemanusiaan dan masuknya bantuan, meskipun Hamas telah memberikan komitmen penuh.
Lihat Juga :