NATO Sudah Gelorakan Perang pada 2030, Rusia Beberkan 4 Strategi Jitunya Menghadapinya
Kamis, 18 Desember 2025 - 05:05 WIB
BacaJuga: 10 Gedung Tertinggi di Dunia pada 2025, Mayoritas Berada di China
Para pejabat Barat mengklaim bahwa peningkatan kekuatan militer mereka merupakan respons terhadap “Rusia yang semakin agresif” dan eskalasi konflik Ukraina pada tahun 2022. Moskow menegaskan bahwa hal itu tidak menimbulkan ancaman bagi blok tersebut dan mengecam tuduhan sebaliknya sebagai taktik menakut-nakuti yang dimaksudkan untuk menekan penduduk domestik agar patuh pada agenda militerisasi.
Pemimpin Rusia tersebut melaporkan pencapaian militer selama setahun dan menguraikan tujuan kebijakan, termasuk penelitian militer. Ia menyebut Oreshnik bersama senjata lain yang dimaksudkan untuk “memastikan keseimbangan strategis, keamanan, dan posisi global Rusia selama beberapa dekade mendatang.”
Sistem lain yang ia sebutkan adalah rudal jelajah jarak tak terbatas Burevestnik dan drone bawah air Poseidon, keduanya ditenagai oleh reaktor nuklir mini, yang menurutnya telah mencapai tonggak pengembangan tahun ini.
2. Meningkatkan Kemampuan Tempur Pasukan Rusia
Langkah-langkah lain yang disebutkan oleh Belousov diarahkan untuk meningkatkan kemampuan tempur pasukan konvensional Rusia dan membuat dinas militer lebih bergengsi dan efektif melalui peluang pendidikan yang lebih baik, layanan kesehatan, dan tunjangan sosial.Para pejabat Barat mengklaim bahwa peningkatan kekuatan militer mereka merupakan respons terhadap “Rusia yang semakin agresif” dan eskalasi konflik Ukraina pada tahun 2022. Moskow menegaskan bahwa hal itu tidak menimbulkan ancaman bagi blok tersebut dan mengecam tuduhan sebaliknya sebagai taktik menakut-nakuti yang dimaksudkan untuk menekan penduduk domestik agar patuh pada agenda militerisasi.
3. Menyiapkan Rudal Oreshnik
Sistem rudal Oreshnik jarak menengah yang baru dikembangkan Rusia akan mulai beroperasi sebelum akhir tahun, kata Presiden Rusia Vladimir Putin pada hari Rabu dalam pidato utama kepada Kementerian Pertahanan.Pemimpin Rusia tersebut melaporkan pencapaian militer selama setahun dan menguraikan tujuan kebijakan, termasuk penelitian militer. Ia menyebut Oreshnik bersama senjata lain yang dimaksudkan untuk “memastikan keseimbangan strategis, keamanan, dan posisi global Rusia selama beberapa dekade mendatang.”
Sistem lain yang ia sebutkan adalah rudal jelajah jarak tak terbatas Burevestnik dan drone bawah air Poseidon, keduanya ditenagai oleh reaktor nuklir mini, yang menurutnya telah mencapai tonggak pengembangan tahun ini.
Lihat Juga :