4 Fakta Presiden Kolombia Gustavo Petro yang Berani Melawan Trump

Minggu, 28 September 2025 - 21:55 WIB
Baca Juga: NATO Tak Berkutik, Drone Tak Dikenal Ganggu Pangkalan Militer Denmark

2. Tak Mau Tunduk dengan AS

Hubungan antara Bogotá dan Washington telah merenggang sejak Donald Trump kembali menjabat. Awal tahun ini, Petro memblokir penerbangan deportasi dari AS, yang memicu ancaman tarif dan sanksi. Kedua belah pihak kemudian mencapai kesepakatan.

Pada bulan Juli, kedua negara menarik duta besar mereka setelah Petro menuduh pejabat AS merencanakan kudeta, sebuah klaim yang disebut Washington tidak berdasar.

Petro memutuskan hubungan diplomatik dengan Israel pada tahun 2024 dan melarang ekspor batu bara Kolombia ke negara tersebut.

3. Mantan Pejuang Pemberontak M-19

Gustavo Petro, mantan pejuang pemberontak, telah dilantik sebagai presiden sayap kiri pertama Kolombia, pada Agustus 2022.

Melansir Al Jazeera, mantan anggota kelompok bersenjata M-19 tersebut mengambil sumpah jabatannya di Plaza Bolivar, Bogota, berjanji untuk menyatukan negara yang terpolarisasi dalam memerangi ketimpangan dan perubahan iklim, serta mencapai perdamaian dengan kelompok pemberontak dan geng kriminal.

“Saya tidak menginginkan dua negara, sama seperti saya tidak menginginkan dua masyarakat. Saya menginginkan Kolombia yang kuat, adil, dan bersatu,” ujar Petro yang emosional dalam pidato pelantikannya. “Tantangan dan ujian yang kita hadapi sebagai bangsa menuntut periode persatuan dan konsensus dasar.”

Petro, mantan senator berusia 62 tahun, telah berjanji untuk menghidupkan kembali perundingan perdamaian yang gagal dengan pemberontak Tentara Pembebasan Nasional (ELN) dan menerapkan kesepakatan damai 2016 kepada mantan anggota pejuang FARC yang menolaknya.

Menteri luar negerinya mengatakan pemerintah akan berdialog dengan geng-geng dan berpotensi memberikan keringanan hukuman kepada para anggotanya dengan imbalan informasi tentang perdagangan narkoba.

Kelompok bersenjata harus menerima kesepakatan itu, kata Petro.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!