Pemerintah Gaza Sebut 8 Kebohongan Besar Netanyahu dalam Pidatonya di PBB

Sabtu, 27 September 2025 - 09:45 WIB
Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu. Foto/anadolu
GAZA - Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu menyebarkan "delapan kebohongan besar" dalam pidatonya di Majelis Umum PBB. Kantor Media Gaza menyebutnya sebagai upaya Netanyahu untuk membenarkan kejahatan perang dan genosida yang dilakukannya di Jalur Gaza.

Kantor Media Gaza tersebut menyatakan pidato Netanyahu "menyesatkan" dan penuh kontradiksi. Kantor tersebut mencatat ia meremehkan penderitaan para sandera, melebih-lebihkan dukungan internasional untuk Israel setelah 7 Oktober 2023, dan salah mengartikan pengakuan global atas hak-hak Palestina sebagai "tekanan dari para ekstremis."



Kantor tersebut menolak klaim Netanyahu bahwa Israel melancarkan perang di "tujuh front" untuk memerangi terorisme, dengan mengatakan kampanye tersebut menargetkan warga sipil dan infrastruktur sipil di Gaza.

Kantor tersebut mengutip laporan internasional yang menyatakan 94% warga Palestina yang tewas adalah warga sipil, termasuk lebih dari 30.000 perempuan dan anak-anak, dan lebih dari 90% rumah sakit, sekolah, dan infrastruktur lainnya telah hancur.

Pernyataan itu juga menyatakan Netanyahu bertentangan dengan dirinya sendiri dengan menuduh faksi-faksi perlawanan Palestina mencegah orang-orang meninggalkan Gaza, sementara pada saat yang sama mengklaim 700.000 orang telah mengungsi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!