Macron: Trump Butuh Perdamaian Israel-Palestina untuk Raih Hadiah Nobel

Rabu, 24 September 2025 - 13:52 WIB
Macron juga menepis pernyataan Trump bahwa pengakuan Prancis atas negara Palestina sama saja dengan memberi penghargaan kepada Hamas, dan justru berargumen langkah tersebut justru memperkuat Otoritas Palestina dan mengisolasi kelompok pejuang tersebut.

Trump, dalam pidatonya di Majelis Umum pada hari Selasa sebelumnya, mengulangi pandangannya yang telah lama dipegangnya bahwa ia seharusnya sudah memenangkan Hadiah Nobel Perdamaian.

Ia mengutip rekam jejaknya yang telah "mengakhiri tujuh perang yang tak berkesudahan" dan mengklaim, "Semua orang mengatakan saya seharusnya mendapatkan Hadiah Nobel Perdamaian."

Trump bersikeras bahwa ia "sangat terlibat" dalam mengupayakan gencatan senjata di Gaza, tetapi berargumen Hamas telah berulang kali menolak "tawaran yang wajar untuk berdamai."

Macron menggunakan pidatonya di Majelis Umum untuk membela Perserikatan Bangsa-Bangsa, dengan menyatakan "lebih dari sebelumnya" dunia membutuhkan "semangat kerja sama" PBB.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!