Perang AS Vs Venezuela Dimulai, Trump Sebut 11 Orang Tewas
Rabu, 03 September 2025 - 18:25 WIB
Di antara mereka adalah Tren de Aragua dan kelompok Venezuela lainnya, "Kartel Matahari", yang menurut otoritas AS dipimpin oleh Presiden Maduro dan pejabat tinggi pemerintah lainnya, beberapa di antaranya berasal dari militer atau dinas intelijen negara tersebut.
Militer AS telah berupaya memperkuat pasukannya di Karibia selatan selama dua bulan terakhir, termasuk melalui pengerahan angkatan laut tambahan dan ribuan marinir serta pelaut AS.
Pemerintahan Trump berulang kali mengisyaratkan kesediaan untuk menggunakan kekuatan guna membendung aliran narkoba ke AS.
"Masih banyak lagi," kata Trump tentang serangan terhadap kapal tersebut.
Pemerintah Venezuela bereaksi dengan marah terhadap pengerahan pasukan tersebut.
Pada hari Senin, misalnya, Maduro berjanji untuk "mendeklarasikan republik bersenjata" jika AS menyerang, seraya menambahkan bahwa pengerahan pasukan AS tersebut merupakan "ancaman terbesar yang pernah terlihat di benua kami dalam 100 tahun terakhir".
Militer AS telah berupaya memperkuat pasukannya di Karibia selatan selama dua bulan terakhir, termasuk melalui pengerahan angkatan laut tambahan dan ribuan marinir serta pelaut AS.
Pemerintahan Trump berulang kali mengisyaratkan kesediaan untuk menggunakan kekuatan guna membendung aliran narkoba ke AS.
"Masih banyak lagi," kata Trump tentang serangan terhadap kapal tersebut.
Pemerintah Venezuela bereaksi dengan marah terhadap pengerahan pasukan tersebut.
Pada hari Senin, misalnya, Maduro berjanji untuk "mendeklarasikan republik bersenjata" jika AS menyerang, seraya menambahkan bahwa pengerahan pasukan AS tersebut merupakan "ancaman terbesar yang pernah terlihat di benua kami dalam 100 tahun terakhir".
(ahm)
Lihat Juga :