Demonstran Indonesia Tuntut DPR Dibubarkan, Ini 7 Kasus Pembubaran Parlemen Paling Dramatis di Dunia

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:56 WIB
Demonstran menuntut pembubaran DPR RI dalam aksi protes pada Senin lalu. Ada 7 kasus pembubaran Parlemen paling dramatis yang pernah terjadi di dunia. Foto/SINDO News/Isra Triansyah
JAKARTA - Demo berujung ricuh pecah di kawasan gedung DPR/MPR di Senayan, Jakarta, pada Senin lalu. Tuntutan massa antara lain menolak kenaikan tunjangan anggota Parlemen hingga pembubaran badan legislatif tersebut.

Menurut laporan LBH Jakarta, ada sekitar 400 orang yang ditahan setelah demo tersebut. Seorang jurnalis foto juga menjadi korban pemukulan oknum polisi saat meliput aksi.



Massa demonstran berasal dari beragam latar belakang, mulai dari pengemudi ojek online, pedagang, warga perorangan, mahasiswa, organisasi, hingga pelajar yang masih berseragam sekolah. Selain menuntut pembubaran DPR, mereka juga menuntut pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset, penolakan komersialisasi pendidikan, hingga penghentian politik dinasti.

Baca Juga: Polisi Tangkap 351 Pendemo di DPR, Ratusan di Antaranya Anak-anak

Pembubaran DPR menjadi tuntutan yang ramai diperbincangkan publik Tanah Air hingga sekarang. Ada yang menganggapnya tuntutan seperti itu akan membahayakan demokrasi Indonesia.

Pembubaran DPR atau Parlemen bukan mustahil terjadi. Di beberapa negara kasus seperti itu benar-benar terjadi.

7 Kasus Pembubaran Parlemen Paling Dramatis di Dunia

1. Peru (Presiden Martín Vizcarra Bubarkan Kongres 2019)

•Kronologi: Pada September 2019, Presiden Martin Vizcarra membubarkan Kongres setelah kubu oposisi menghalangi reformasi antikorupsi.

•Dampak: Kongres menolak dan malah menunjuk presiden sementara. Krisis politik memecah negara hingga pemilu baru digelar 2020.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!