Bawa Jet Tempur Siluman F-35, 3 Kapal Induk Unjuk Kekuatan di Laut Filipina Utara
Senin, 11 Agustus 2025 - 11:31 WIB
Di atas mereka, di langit, terdapat lebih dari selusin pesawat dari kapal-kapal tersebut, termasuk sejumlah besar jet tempur. Beberapa pesawat tempur berasal dari Carrier Air Wing 5, yang beroperasi dari USS George Washington. Kapal-kapal Amerika yang hadir membawa F-35C Angkatan Laut dan F-35B Korps Marinir.
JS Kaga sebenarnya dirancang sebagai kapal pengangkut helikopter, namun ia sedang dimodifikasi agar jet tempur dapat mendarat dan lepas landas dari deknya.
USS George Washington, serta seluruh Grup Serang Kapal Induk 5, beroperasi di kawasan Indo-Pasifik musim panas ini. Mereka sebelumnya berpartisipasi dalam latihan Talisman Sabre bersama militer Australia. Bulan lalu, seorang pelaut di kapal induk tersebut hilang, yang memicu upaya pencarian dan penyelamatan ekstensif selama dua hari sebelum dia dinyatakan meninggal.
Awal tahun ini, JS Kaga dan kapal induk Amerika lainnya, USS Carl Vinson, melakukan operasi multilateral serupa di Laut Filipina bersama kapal-kapal dari Angkatan Laut Prancis. Angkatan Laut AS menggambarkan koordinasi tersebut, yang merupakan bagian dari Exercise Pacific Steller 2025, sebagai upaya untuk "menjaga Indo-Pasifik yang terbuka dan inklusif, bebas dari segala bentuk paksaan."
JS Kaga sebenarnya dirancang sebagai kapal pengangkut helikopter, namun ia sedang dimodifikasi agar jet tempur dapat mendarat dan lepas landas dari deknya.
USS George Washington, serta seluruh Grup Serang Kapal Induk 5, beroperasi di kawasan Indo-Pasifik musim panas ini. Mereka sebelumnya berpartisipasi dalam latihan Talisman Sabre bersama militer Australia. Bulan lalu, seorang pelaut di kapal induk tersebut hilang, yang memicu upaya pencarian dan penyelamatan ekstensif selama dua hari sebelum dia dinyatakan meninggal.
Awal tahun ini, JS Kaga dan kapal induk Amerika lainnya, USS Carl Vinson, melakukan operasi multilateral serupa di Laut Filipina bersama kapal-kapal dari Angkatan Laut Prancis. Angkatan Laut AS menggambarkan koordinasi tersebut, yang merupakan bagian dari Exercise Pacific Steller 2025, sebagai upaya untuk "menjaga Indo-Pasifik yang terbuka dan inklusif, bebas dari segala bentuk paksaan."
(mas)
Lihat Juga :