Netanyahu Perintahkan Militer Israel Duduki Total Jalur Gaza
Selasa, 05 Agustus 2025 - 07:04 WIB
Eskalasi militer Zionis ini menyusul rekaman video yang dirilis oleh Hamas dan sekutunya, Jihad Islam Palestina, yang memperlihatkan dua sandera Israel dalam kondisi kurus kering. Video itu telah mengejutkan Israel.
Dari 251 orang yang diculik selama serangan Hamas terhadap Israel pada 7 Oktober 2023, 49 orang masih ditawan di Gaza, termasuk 27 orang yang diduga tewas.
Rekaman yang menunjukkan sandera Israel, Evyatar David, menandai hari-hari di kalender di dalam terowongan Gaza mengonfirmasi bahwa dia masih ditawan. David, yang berusia 24 tahun saat ditawan, diculik dalam serangan awal Hamas pada 7 Oktober 2023.
Para pejabat senior Israel yang membahas rencana pendudukan bersama Netanyahu yakin Hamas hanya akan membebaskan para sandera yang tersisa jika mereka dipaksa untuk menyerah.
Channel 12 mengutip para pejabat Israel yang mengatakan, "Jika kita tidak bertindak sekarang, para sandera akan mati kelaparan dan Gaza akan tetap berada di bawah kendali Hamas."
Presiden AS Donald Trump dan Netanyahu dilaporkan berkoordinasi untuk memberikan ultimatum kepada Hamas: bebaskan para sandera dan pelucutan senjata, atau hadapi kampanye militer Israel yang berkelanjutan.
Perkembangan ini terjadi setelah 19 pensiunan pemimpin Israel, termasuk mantan perdana menteri yang juga mantan kepala staf IDF Ehud Barak, mengeluarkan seruan video pada akhir pekan yang mendesak Netanyahu untuk mengakhiri perang. Mereka mengkritik kampanye militer yang sedang berlangsung, menyalahkan Netanyahu karena memperpanjang konflik untuk mempertahankan koalisi sayap kanannya yang rapuh.
Dari 251 orang yang diculik selama serangan Hamas terhadap Israel pada 7 Oktober 2023, 49 orang masih ditawan di Gaza, termasuk 27 orang yang diduga tewas.
Rekaman yang menunjukkan sandera Israel, Evyatar David, menandai hari-hari di kalender di dalam terowongan Gaza mengonfirmasi bahwa dia masih ditawan. David, yang berusia 24 tahun saat ditawan, diculik dalam serangan awal Hamas pada 7 Oktober 2023.
Para pejabat senior Israel yang membahas rencana pendudukan bersama Netanyahu yakin Hamas hanya akan membebaskan para sandera yang tersisa jika mereka dipaksa untuk menyerah.
Channel 12 mengutip para pejabat Israel yang mengatakan, "Jika kita tidak bertindak sekarang, para sandera akan mati kelaparan dan Gaza akan tetap berada di bawah kendali Hamas."
Presiden AS Donald Trump dan Netanyahu dilaporkan berkoordinasi untuk memberikan ultimatum kepada Hamas: bebaskan para sandera dan pelucutan senjata, atau hadapi kampanye militer Israel yang berkelanjutan.
Perkembangan ini terjadi setelah 19 pensiunan pemimpin Israel, termasuk mantan perdana menteri yang juga mantan kepala staf IDF Ehud Barak, mengeluarkan seruan video pada akhir pekan yang mendesak Netanyahu untuk mengakhiri perang. Mereka mengkritik kampanye militer yang sedang berlangsung, menyalahkan Netanyahu karena memperpanjang konflik untuk mempertahankan koalisi sayap kanannya yang rapuh.
Lihat Juga :