Zionis Ancam Khamenei: Israel Akan Serang Iran Lagi!
Jum'at, 11 Juli 2025 - 08:46 WIB
Komandan IAF Mayor Jenderal Tomer Bar mengatakan: "Kami telah menjembatani tantangan sejauh 1.800 kilometer dan mengubah Iran dari negara 'lingkaran ketiga' [jauh] menjadi negara 'lingkaran pertama' [dekat]."
"Kampanye militer belum berakhir," katanya. "Kami siap bertindak lagi kapan pun dibutuhkan."
Katz mengatakan IDF siap menyerang Iran lagi dan dengan kekuatan yang bahkan lebih besar daripada bulan lalu.
Dia juga berbagi catatan pribadi bahwa dia tumbuh besar di dekat pangkalan IAF. Suara keras pesawat yang lepas landas tidak membuatnya takut; sebaliknya, suara itu memperdalam rasa amannya, karena dia tahu siapa yang melindunginya.
Sebelum serangan udara terhadap Iran, Katz mengatakan dia telah bertemu dengan banyak pilot dan bertanya kepada mereka bagaimana perasaan mereka tentang skenario yang sangat nyata di mana mereka dapat ditembak jatuh dan dibunuh atau ditangkap selamanya di Iran.
Katz mengatakan dia diberi tahu: "Kami tidak ragu-ragu. Kami bertekad untuk melakukan segala yang kami bisa untuk membela Negara Israel."
Israel meluncurkan perang udara 12 hari melawan Iran pada bulan Juni yang menimbulkan kekhawatiran akan konflik regional yang lebih luas. Kedua belah pihak kemudian menyetujui gencatan senjata yang ditengahi Amerika Serikat, yang diumumkan oleh Presiden Donald Trump pada 23 Juni, untuk mengakhiri permusuhan.
"Kampanye militer belum berakhir," katanya. "Kami siap bertindak lagi kapan pun dibutuhkan."
Katz mengatakan IDF siap menyerang Iran lagi dan dengan kekuatan yang bahkan lebih besar daripada bulan lalu.
Dia juga berbagi catatan pribadi bahwa dia tumbuh besar di dekat pangkalan IAF. Suara keras pesawat yang lepas landas tidak membuatnya takut; sebaliknya, suara itu memperdalam rasa amannya, karena dia tahu siapa yang melindunginya.
Sebelum serangan udara terhadap Iran, Katz mengatakan dia telah bertemu dengan banyak pilot dan bertanya kepada mereka bagaimana perasaan mereka tentang skenario yang sangat nyata di mana mereka dapat ditembak jatuh dan dibunuh atau ditangkap selamanya di Iran.
Katz mengatakan dia diberi tahu: "Kami tidak ragu-ragu. Kami bertekad untuk melakukan segala yang kami bisa untuk membela Negara Israel."
Israel meluncurkan perang udara 12 hari melawan Iran pada bulan Juni yang menimbulkan kekhawatiran akan konflik regional yang lebih luas. Kedua belah pihak kemudian menyetujui gencatan senjata yang ditengahi Amerika Serikat, yang diumumkan oleh Presiden Donald Trump pada 23 Juni, untuk mengakhiri permusuhan.
Iran Juga Ancam Serang Israel
Lihat Juga :