Badan Intelijen Tangkap 22 Orang Diduga Antek Israel, Ratusan Warga AS Tinggalkan Iran

Sabtu, 21 Juni 2025 - 12:30 WIB
Tel Aviv hancur terkena rudal Iran. Foto/X
TEHERAN - Kepala polisi intelijen provinsi Qom mengatakan pasukannya telah menangkap 22 orang "atas tuduhan terkait dengan dinas mata-mata rezim Zionis" sejak serangan Israel terhadapIran pada 12 Juni. Kabar itu diungkap kantor berita Fars.

Kantor berita tersebut, yang dikelola Korps Garda Revolusi Islam, mengatakan, “Tuduhan tersebut juga termasuk mengganggu opini publik dan mendukung rezim kriminal (Israel)."



Kantor berita tersebut tidak memberikan rincian tentang dugaan pelanggaran atau individu yang dituduh.

Sementara itu, ratusan warga negara Amerika Serikat (AS) telah meninggalkan Iran menggunakan jalur darat selama seminggu terakhir karena konflik antara Israel dan Iran meningkat, menurut kabel internal Departemen Luar Negeri yang dilihat kantor berita Reuters.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!