Kota Haifa Luluh Lantak Dibombardir Iran, Ironisnya PM Netanyahu Klaim Israel di Jalur Kemenangan

Senin, 16 Juni 2025 - 21:03 WIB
Netanyahu mengatakan Israel "sedang dalam perjalanan" untuk mencapai tujuannya menghancurkan ancaman nuklir dan rudal balistik Iran.

Sementara itu, kepala partai Yisrael Beytenu Avigdor mengungkapkan Israel harus menyerang “semua pembangkit listrik Iran, setiap sumur minyak, ladang gas, fasilitas penyimpanan bahan bakar, dan pelabuhan laut serta bandara."

“Kita membayar harga yang sangat mahal. Iran menyerang pusat-pusat populasi dan infrastruktur sipil. Ini adalah perang total,” kata mantan menteri pertahanan yang agresif itu, dengan alasan bahwa Israel “tidak boleh berhenti di tengah jalan.”

Baca Juga: Biaya Serangan Israel ke Iran Capai Rp11,8 Trilun per Hari

Sementara itu, Iran telah meluncurkan sekitar 350 rudal balistik ke Israel sejak Jumat, sebagian besar di antaranya dicegat, menurut statistik terbaru IDF. Sekitar 40 rudal ditembakkan dalam rentetan terbaru sekitar pukul 4 pagi, yang menghantam Israel tengah dan wilayah Haifa. Itu menyebabkan kota Haifa mengalami kehancuran yang parah.

Ada tiga lokasi yang terkena dampak utama dalam serangan semalam, menewaskan delapan orang dan melukai 95 orang. Empat orang tewas di Petah Tikva, tiga orang tewas di Haifa, dan satu orang tewas di Bnei Brak.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!