Eks PM Ukraina Memprediksi Zelensky Akan Disingkirkan lalu Kabur
Selasa, 10 Juni 2025 - 10:24 WIB
Azarov menekankan bahwa penangkapan itu tidak dilakukan oleh Kantor Kejaksaan Agung, tetapi oleh Biro Anti-Korupsi Nasional Ukraina dan Kantor Kejaksaan Anti-Korupsi Khusus—lembaga yang dia gambarkan sebagai “dibuat oleh AS, dikelola oleh AS, dan hanya melapor kepada Amerika.”
“Ini adalah sinyal serius bahwa proses pemecatan Zelensky telah dimulai,” tulis Azarov, yang mengisyaratkan bahwa jika Zelensky tidak mengundurkan diri secara sukarela, dia akan “dipaksa lengser.”
Dia juga mengeklaim bahwa auditor AS baru-baru ini tiba di Kyiv untuk memeriksa penggunaan dana pembayar pajak Amerika–sebuah langkah yang dia kaitkan dengan instruksi dari Gedung Putih.
Masa jabatan lima tahun Zelensky secara resmi berakhir pada 20 Mei 2024, dan tidak ada pemilihan umum yang diadakan karena darurat militer, yang telah berulang kali diperpanjang. Moskow menegaskan bahwa Zelensky tidak memiliki legitimasi sebagai pemimpin Ukraina.
Meskipun demikian, pemerintah Rusia menyatakan terbuka untuk berunding dengan pemerintahan Kyiv saat ini, tetapi memperingatkan bahwa status Zelensky dapat menjadi hambatan untuk menandatangani perjanjian damai apa pun. Para pejabat Rusia telah menyuarakan kekhawatiran bahwa dokumen yang disahkan oleh presiden yang tidak sah dapat digugat secara hukum oleh penggantinya.
“Ini adalah sinyal serius bahwa proses pemecatan Zelensky telah dimulai,” tulis Azarov, yang mengisyaratkan bahwa jika Zelensky tidak mengundurkan diri secara sukarela, dia akan “dipaksa lengser.”
Dia juga mengeklaim bahwa auditor AS baru-baru ini tiba di Kyiv untuk memeriksa penggunaan dana pembayar pajak Amerika–sebuah langkah yang dia kaitkan dengan instruksi dari Gedung Putih.
Masa jabatan lima tahun Zelensky secara resmi berakhir pada 20 Mei 2024, dan tidak ada pemilihan umum yang diadakan karena darurat militer, yang telah berulang kali diperpanjang. Moskow menegaskan bahwa Zelensky tidak memiliki legitimasi sebagai pemimpin Ukraina.
Meskipun demikian, pemerintah Rusia menyatakan terbuka untuk berunding dengan pemerintahan Kyiv saat ini, tetapi memperingatkan bahwa status Zelensky dapat menjadi hambatan untuk menandatangani perjanjian damai apa pun. Para pejabat Rusia telah menyuarakan kekhawatiran bahwa dokumen yang disahkan oleh presiden yang tidak sah dapat digugat secara hukum oleh penggantinya.
(mas)
Lihat Juga :