Kapal Bermuatan 3.048 Mobil, Termasuk 751 Kendaraan Listrik, Terbakar di Dekat Alaska
Jum'at, 06 Juni 2025 - 05:52 WIB
Tiga kapal telah dikerahkan ke lokasi untuk membantu proses pemadaman dan penyelamatan, sementara kapal penjaga pantai Cutter Munro, pesawat udara C-130J Super Hercules, dan helikopter MH-60T Jayhawk juga turut dikerahkan ke lokasi kejadian.
Asap masih mengepul dari kapal, sehingga belum dapat dipastikan berapa jumlah pasti mobil yang terbakar.
Juru bicara Penjaga Pantai AS, Laksamana Madya Megan Dean, menyampaikan apresiasi atas aksi heroik dari kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi dan turut membantu penyelamatan.
"Kami sangat menghargai tindakan para kru dari kapal Cosco Hellas dan dua kapal lainnya yang telah berjasa menyelamatkan 22 nyawa," ujarnya, seperti dikutip dari Reuters,Jumat (6/6/2025).
Kapal Morning Midas diketahui berangkat dari pelabuhan Yantai, China, pada 26 Mei lalu dan sedang dalam pelayaran menuju pelabuhan Lazaro Cardenas di Meksiko.
Tragedi ini kembali mengangkat kekhawatiran global terhadap risiko kebakaran kapal yang membawa kendaraan listrik, khususnya yang menggunakan baterai lithium-ion.
Laporan dari Allianz Commercial mengungkapkan bahwa industri maritim dunia masih menghadapi tantangan besar terhadap potensi kebakaran dari baterai lithium-ion, yang diketahui dapat terbakar secara hebat dan bahkan bisa menyala kembali meskipun telah dipadamkan selama berjam-jam atau bahkan berhari-hari.
Asap masih mengepul dari kapal, sehingga belum dapat dipastikan berapa jumlah pasti mobil yang terbakar.
Juru bicara Penjaga Pantai AS, Laksamana Madya Megan Dean, menyampaikan apresiasi atas aksi heroik dari kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi dan turut membantu penyelamatan.
"Kami sangat menghargai tindakan para kru dari kapal Cosco Hellas dan dua kapal lainnya yang telah berjasa menyelamatkan 22 nyawa," ujarnya, seperti dikutip dari Reuters,Jumat (6/6/2025).
Kapal Morning Midas diketahui berangkat dari pelabuhan Yantai, China, pada 26 Mei lalu dan sedang dalam pelayaran menuju pelabuhan Lazaro Cardenas di Meksiko.
Tragedi ini kembali mengangkat kekhawatiran global terhadap risiko kebakaran kapal yang membawa kendaraan listrik, khususnya yang menggunakan baterai lithium-ion.
Laporan dari Allianz Commercial mengungkapkan bahwa industri maritim dunia masih menghadapi tantangan besar terhadap potensi kebakaran dari baterai lithium-ion, yang diketahui dapat terbakar secara hebat dan bahkan bisa menyala kembali meskipun telah dipadamkan selama berjam-jam atau bahkan berhari-hari.
Lihat Juga :