Jenderal Inggris: Ancaman Rusia Serang NATO Itu Nyata!
Kamis, 29 Mei 2025 - 09:19 WIB
Kepala Angkatan Darat Inggris Jenderal Sir Roly Walker memperingatkan bahwa ancaman Rusia menyerang NATO serius dan nyata. Foto/Ilustrasi SINDO News
LONDON - Kepala Angkatan Darat Inggris Jenderal Sir Roly Walker memperingatkan bahwa ancaman Rusia menyerang NATO merupakan tantangan serius dan nyata. Bahkan, menurutnya, itu merupakan tantangan terbesar yang dihadapi aliansi.
"Ancaman itu nyata bagi NATO," kata Jenderal Walker dalam pidatonya di lembaga think tank Royal United Services Institute (RUSI) pada hari Rabu, sebagaimana dikutip dari Newsweek, Kamis (29/5/2025).
"Kita benar-benar memiliki beberapa tantangan serius untuk dihadapi secara kolektif," lanjut dia.
Baca Juga: Jerman Nyatakan Ukraina Kini Bebas Serang Wilayah Rusia dengan Rudal NATO
"Tantangan terbesar yang kita hadapi, dari sekian banyak, hanyalah kurangnya waktu," papar Walker, seraya menambahkan "rasa urgensi" diperlukan untuk menanggapi ancaman yang dihadapi NATO.
Para pejabat NATO telah gencar membunyikan "lonceng peringatan" tentang seberapa besar ancaman yang akan ditimbulkan Rusia terhadap aliansi tersebut dalam beberapa tahun ke depan, terutama setelah menandatangani kemungkinan kesepakatan gencatan senjata dengan Ukraina yang akan membebaskan ratusan ribu tentara yang terjebak di sepanjang garis depan.
"Ancaman itu nyata bagi NATO," kata Jenderal Walker dalam pidatonya di lembaga think tank Royal United Services Institute (RUSI) pada hari Rabu, sebagaimana dikutip dari Newsweek, Kamis (29/5/2025).
"Kita benar-benar memiliki beberapa tantangan serius untuk dihadapi secara kolektif," lanjut dia.
Baca Juga: Jerman Nyatakan Ukraina Kini Bebas Serang Wilayah Rusia dengan Rudal NATO
"Tantangan terbesar yang kita hadapi, dari sekian banyak, hanyalah kurangnya waktu," papar Walker, seraya menambahkan "rasa urgensi" diperlukan untuk menanggapi ancaman yang dihadapi NATO.
Para pejabat NATO telah gencar membunyikan "lonceng peringatan" tentang seberapa besar ancaman yang akan ditimbulkan Rusia terhadap aliansi tersebut dalam beberapa tahun ke depan, terutama setelah menandatangani kemungkinan kesepakatan gencatan senjata dengan Ukraina yang akan membebaskan ratusan ribu tentara yang terjebak di sepanjang garis depan.
Lihat Juga :