Siapa Sulaf Fawakherji? Aktris Suriah yang Masih Loyal dengan Bashar Al Assad
Minggu, 20 April 2025 - 07:50 WIB
Sulaf Fawakherji merupakan salah satu aktris Suriah yang masih loyal dengan Bashar Al Assad. Foto/Gulf News
DAMASKUS - Serikat Seniman Suriah telah resmi mencabut keanggotaan aktris dan pembuat film terkenal Sulaf Fawakherji, dengan alasan dukungannya yang berkelanjutan terhadap presiden terguling Bashar Al Assad dan penolakannya untuk secara eksplisit mengecam kejahatan yang dilakukan oleh rezimnya.
Keputusan tersebut dikeluarkan berdasarkan Pasal 58 Undang-Undang No. 40, Klausul 2, Paragraf (b), dengan Sindikat yang menyatakan bahwa Fawakherji telah “menyimpang dari tujuan sindikat” dan menunjukkan “pengabaian terhadap penderitaan rakyat Suriah.”
Langkah sindikat tersebut, yang dipimpin oleh ketuanya Mazen Al Nattour, mengikuti serangkaian penampilan media di mana Fawakherji menegaskan kembali dukungannya yang sudah lama terhadap Al Assad.
Keputusan tersebut telah memicu perdebatan luas di seluruh platform media sosial. Fawakherji adalah seniman Suriah pertama yang dikeluarkan dari serikat tersebut sejak jatuhnya rezim tersebut, dan kasusnya menyoroti meningkatnya ketegangan politik dalam lembaga-lembaga kreatif negara tersebut.
Keputusan tersebut dikeluarkan berdasarkan Pasal 58 Undang-Undang No. 40, Klausul 2, Paragraf (b), dengan Sindikat yang menyatakan bahwa Fawakherji telah “menyimpang dari tujuan sindikat” dan menunjukkan “pengabaian terhadap penderitaan rakyat Suriah.”
Langkah sindikat tersebut, yang dipimpin oleh ketuanya Mazen Al Nattour, mengikuti serangkaian penampilan media di mana Fawakherji menegaskan kembali dukungannya yang sudah lama terhadap Al Assad.
Siapa Sulaf Fawakherji? Aktris Suriah yang Masih Loyal dengan Bashar Al Assad
1. Memicu Perdebatan di Era Reformasi Suriah
Meskipun sebelumnya ia telah menyatakan penentangan terhadap kekerasan dari semua pihak, kurangnya kecamannya yang eksplisit terhadap tindakan rezim selama konflik Suriah merupakan faktor utama dalam pengusirannya.Keputusan tersebut telah memicu perdebatan luas di seluruh platform media sosial. Fawakherji adalah seniman Suriah pertama yang dikeluarkan dari serikat tersebut sejak jatuhnya rezim tersebut, dan kasusnya menyoroti meningkatnya ketegangan politik dalam lembaga-lembaga kreatif negara tersebut.
Lihat Juga :