1 dari 10 Bom yang Dijatuhkan Israel di Jalur Gaza Gagal Meledak
Jum'at, 18 April 2025 - 19:45 WIB
Warga Gaza berjalan di antara puing gedung akibat serangan Israel. Foto/anadolu
GAZA - Data PBB terkini mengungkapkan satu dari sepuluh bom yang dijatuhkan militer Israel di Jalur Gaza sejak dimulainya perang pada 7 Oktober 2023 gagal meledak.
Menurut PBB, kondisi itu menimbulkan ancaman berkelanjutan bagi kehidupan warga Palestina di sana, terutama mengingat kepadatan penduduk yang tinggi dan kembalinya beberapa keluarga ke daerah yang hancur.
Menurut Badan Aksi Ranjau Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNMAS), bom yang tidak meledak ini menyebabkan kecelakaan tragis.
Sebanyak 23 orang tewas dan 162 orang lainnya terluka, sebagian besar warga sipil, akibat ledakan amunisi ini saat penduduk berada di rumah mereka atau mencoba membersihkan puing-puing.
Pejabat bantuan kemanusiaan telah mengindikasikan upaya internasional untuk membersihkan bom yang tidak meledak selama masa tenang menghadapi kendala signifikan dari otoritas Israel, yang menghalangi masuknya tim khusus dan peralatan yang diperlukan ke Jalur Gaza.
Para ahli memperingatkan membiarkan persenjataan yang belum meledak tanpa penanganan akan meningkatkan jumlah korban di masa mendatang, mempersulit upaya rekonstruksi, dan memperburuk situasi kemanusiaan yang memburuk di Jalur Gaza.
Menurut PBB, kondisi itu menimbulkan ancaman berkelanjutan bagi kehidupan warga Palestina di sana, terutama mengingat kepadatan penduduk yang tinggi dan kembalinya beberapa keluarga ke daerah yang hancur.
Menurut Badan Aksi Ranjau Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNMAS), bom yang tidak meledak ini menyebabkan kecelakaan tragis.
Sebanyak 23 orang tewas dan 162 orang lainnya terluka, sebagian besar warga sipil, akibat ledakan amunisi ini saat penduduk berada di rumah mereka atau mencoba membersihkan puing-puing.
Pejabat bantuan kemanusiaan telah mengindikasikan upaya internasional untuk membersihkan bom yang tidak meledak selama masa tenang menghadapi kendala signifikan dari otoritas Israel, yang menghalangi masuknya tim khusus dan peralatan yang diperlukan ke Jalur Gaza.
Para ahli memperingatkan membiarkan persenjataan yang belum meledak tanpa penanganan akan meningkatkan jumlah korban di masa mendatang, mempersulit upaya rekonstruksi, dan memperburuk situasi kemanusiaan yang memburuk di Jalur Gaza.
Lihat Juga :