Dilantik Jadi PM, Mark Carney Tegaskan Kanada Tak Akan Pernah Jadi Negara Bagian AS ke 51

Sabtu, 15 Maret 2025 - 15:17 WIB
Mark Carney berjanji Kanada tak akan pernah jadi negara bagian AS ke 51. Foto/Mick Gzowski/Xinhua
OTTAWA - Mark Carney telah dilantik sebagai perdana menteri Kanada , menggantikan Justin Trudeau, saat negara tersebut menghadapi pertanyaan tentang kedaulatannya dari Presiden AS Donald Trump dan perang dagang dengan mitra dagang terbesar Kanada, Amerika Serikat.

Carney, mantan bankir sentral yang tidak pernah menjabat jabatan publik di Kanada, turun tangan untuk menghadapi berbagai tantangan yang dihadapi negara tersebut, termasuk memimpin Partai Liberal dalam pemilihan umum yang akan diadakan akhir tahun ini.



Dalam konferensi pers setelah pelantikannya, Carney menanggapi ketegangan yang meningkat antara Kanada dan tetangga selatannya secara langsung, dengan mengatakan: "Kami tidak akan pernah, tidak akan pernah, dengan cara apa pun, bentuk atau rupa apa pun, menjadi bagian dari Amerika Serikat. Amerika bukanlah Kanada."

Melansir CNN, sejak menjabat awal tahun ini, Trump telah berulang kali mengusulkan agar Kanada menjadi negara bagian AS ke-51. Carney juga mengatakan bahwa saat ini ia tidak memiliki rencana untuk mengunjungi AS, meskipun ia mengatakan akan melakukan "diskusi" dengan para pemimpin Inggris dan Prancis.

Berbicara tentang krisis paling mendesak di negara itu, Carney mengatakan bahwa dua prioritas terbesarnya adalah "melindungi pekerja Kanada dan keluarga mereka dalam menghadapi tindakan perdagangan luar negeri yang tidak dapat dibenarkan, dan kedua, mengembangkan negara besar ini dengan memasukkan lebih banyak uang ke kantong warga Kanada, dengan memastikan bahwa pemerintah membelanjakan lebih sedikit sehingga Kanada dapat berinvestasi lebih banyak dengan membangun jutaan rumah."

Carney, mantan gubernur Bank Kanada dan Bank Inggris, terpilih sebagai pemimpin Partai Liberal dengan kemenangan telak pada tanggal 9 Maret. Selama berkarir selama puluhan tahun di bidang keuangan, Carney telah mengarahkan pemerintahan melalui berbagai krisis global dan periode pergolakan — pengalaman yang kini ingin ia manfaatkan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!