Trump Ingin Membangun Legasi untuk Dikenang oleh Dunia, Berikut 2 Strateginya
Selasa, 25 Februari 2025 - 04:40 WIB
Berbicara di CPAC, Trump juga mengatakan ia yakin "kita cukup dekat" dengan kesepakatan tentang Ukraina. Pernyataan itu muncul di tengah dialog AS-Rusia yang semakin intensif yang difokuskan pada upaya perdamaian untuk menyelesaikan konflik Ukraina.
Pada hari Sabtu, Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt mengatakan bahwa pemerintahan Trump fokus untuk melanjutkan pembicaraan dengan kedua belah pihak dan optimis bahwa kesepakatan damai dapat dicapai "minggu ini."
Perkembangan ini menyusul pembicaraan tingkat tinggi antara diplomat AS dan Rusia yang berlangsung di Arab Saudi minggu lalu. Pertemuan tersebut, yang menandai upaya langsung pertama oleh kedua pihak untuk menormalisasi hubungan setelah hampir tiga tahun permusuhan di bawah pemerintahan Biden, difokuskan pada pemulihan hubungan bilateral dan penyelesaian konflik Ukraina. Negosiasi tersebut secara khusus mengecualikan perwakilan Ukraina dan Uni Eropa.
Baik Moskow maupun Washington memuji pembicaraan di Riyadh, sebuah inisiatif dari presiden Rusia dan AS, sebagai pembicaraan yang sangat produktif.
Pada hari Sabtu, Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt mengatakan bahwa pemerintahan Trump fokus untuk melanjutkan pembicaraan dengan kedua belah pihak dan optimis bahwa kesepakatan damai dapat dicapai "minggu ini."
Perkembangan ini menyusul pembicaraan tingkat tinggi antara diplomat AS dan Rusia yang berlangsung di Arab Saudi minggu lalu. Pertemuan tersebut, yang menandai upaya langsung pertama oleh kedua pihak untuk menormalisasi hubungan setelah hampir tiga tahun permusuhan di bawah pemerintahan Biden, difokuskan pada pemulihan hubungan bilateral dan penyelesaian konflik Ukraina. Negosiasi tersebut secara khusus mengecualikan perwakilan Ukraina dan Uni Eropa.
Baik Moskow maupun Washington memuji pembicaraan di Riyadh, sebuah inisiatif dari presiden Rusia dan AS, sebagai pembicaraan yang sangat produktif.
(ahm)
Lihat Juga :