Trump Tak Akan Deportasi Pangeran Harry: Dia Sudah Punya Banyak Masalah dengan Istrinya
Minggu, 09 Februari 2025 - 09:55 WIB
Baca Juga: Pangeran Harry Ingin Ambil Alih Takhta William Jadi Raja Inggris
Pernyataan Trump muncul di tengah gugatan hukum yang melibatkan visa Harry, khususnya dari Heritage Foundation, yang telah menyuarakan kekhawatiran atas potensi kegagalan Harry untuk mengungkapkan penggunaan narkoba ilegal di masa lalu selama proses pengajuan visanya.
Laporan The New York Post juga menyatakan bahwa Trump memanfaatkan kesempatan itu untuk mengungkapkan kekagumannya kepada kakak laki-laki Pangeran Harry yang sudah lama tidak berhubungan, Pangeran William, dengan menyebutnya "seorang pemuda yang hebat”.
Trump dan Pangeran William bertemu secara pribadi di Paris selama pembukaan kembali Katedral Notre-Dame pada bulan Desember 2024, sebuah pertemuan yang sangat kontras dengan hubungan Trump yang tegang dengan Harry dan istrinya.
Duke dan Duchess of Sussex telah lama menjadi kritikus vokal Trump. Meghan Markle menyebutnya sebagai "pemecah belah" dan "misoginis" dalam pernyataan publik sebelumnya, sementara Trump secara teratur mengejek Harry, dengan mengeklaim bahwa sang pangeran "dicambuk" oleh Meghan.
Pernyataan Trump muncul di tengah gugatan hukum yang melibatkan visa Harry, khususnya dari Heritage Foundation, yang telah menyuarakan kekhawatiran atas potensi kegagalan Harry untuk mengungkapkan penggunaan narkoba ilegal di masa lalu selama proses pengajuan visanya.
Laporan The New York Post juga menyatakan bahwa Trump memanfaatkan kesempatan itu untuk mengungkapkan kekagumannya kepada kakak laki-laki Pangeran Harry yang sudah lama tidak berhubungan, Pangeran William, dengan menyebutnya "seorang pemuda yang hebat”.
Trump dan Pangeran William bertemu secara pribadi di Paris selama pembukaan kembali Katedral Notre-Dame pada bulan Desember 2024, sebuah pertemuan yang sangat kontras dengan hubungan Trump yang tegang dengan Harry dan istrinya.
Duke dan Duchess of Sussex telah lama menjadi kritikus vokal Trump. Meghan Markle menyebutnya sebagai "pemecah belah" dan "misoginis" dalam pernyataan publik sebelumnya, sementara Trump secara teratur mengejek Harry, dengan mengeklaim bahwa sang pangeran "dicambuk" oleh Meghan.
Lihat Juga :