Rusia Respons Rencana Trump Usir Warga Gaza ke Mesir dan Yordania

Sabtu, 01 Februari 2025 - 09:40 WIB
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova. Foto/anadolu
MOSKOW - Rakyat Palestina, termasuk mereka yang berada di Gaza, memiliki hak yang tidak terbantahkan untuk tinggal di tanah mereka, menurut Kremlin pada hari Jumat (31/1/2025).

Pernyataan Kremlin itu sebagai tanggapan atas usulan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk permukiman kembali warga Palestina dari Gaza ke Mesir dan Yordania, Anadolu Agency melaporkan.



“Jalur Gaza merupakan bagian integral dari wilayah Negara Palestina di masa depan, bersama dengan Yerusalem Timur dan Tepi Barat Sungai Yordan. Hak rakyat Palestina mencakup hak rakyat Gaza untuk tinggal di tanah mereka, hak tersebut tidak terbantahkan, hak tersebut tidak boleh dipertanyakan,” tegas juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, dalam jumpa pers di Saransk, Rusia, saat menjawab pertanyaan dari Anadolu.

Dia menegaskan kembali posisi Rusia terhadap Gaza dan penduduknya tetap teguh dan tidak berubah.

“Kami mendukung resolusi politik yang komprehensif untuk konflik Palestina-Israel berdasarkan kerangka hukum yang diakui secara internasional, termasuk keputusan Majelis Umum PBB, resolusi Dewan Keamanan PBB, dan Prakarsa Perdamaian Arab. Hasilnya adalah berdirinya Negara Palestina yang merdeka di dalam perbatasan tahun 1967, dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya, hidup berdampingan secara damai dan aman di samping Israel,” papar dia.

Pendekatan ini, yang berakar pada hukum internasional dan keadilan historis, didukung oleh sebagian besar negara, termasuk negara-negara Arab, menurut dia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!