Pemimpin Komunis AS Ungkap Barat Gunakan Ukraina untuk Sebarkan Terorisme

Rabu, 01 Januari 2025 - 06:22 WIB
Pemimpin baru Suriah, Abu Mohammed al-Jolani. Foto/hts
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) akan terus menggunakan Ukraina untuk mendukung terorisme di Afrika dan Timur Tengah pada tahun 2025, menurut prediksi Pemimpin Partai Komunis Amerika Christopher Helali.

Berbicara kepada RT pada hari Selasa (31/12/2024), Helali menggambarkan kunjungan baru-baru ini ke ibu kota Suriah, Damaskus, oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) Ukraina Andrey Sybiha sebagai peristiwa geopolitik yang "sangat penting".



Selama kunjungan tersebut, Sybiha menyatakan Kiev ingin menandatangani kemitraan strategis dengan pemimpin baru Suriah, Abu Mohammed al-Jolani, yang pasukannya diduga menerima senjata dan pelatihan dari intelijen militer Ukraina sebelum mereka berhasil menggulingkan pemerintahan Bashar Assad pada awal Desember.

"Ukraina, kami tahu, melatih sebagian dari pasukan teroris ini di Idlib, dan memberikan dukungan teknis dan militer," ujar Helali kepada RT, merujuk pada kota Suriah tempat para anggota Hayat Tahrir-al-Sham (HTS) pimpinan al-Jolani melancarkan serangan mereka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!