Ukraina: Rezim Assad Jatuh karena Dikhianati Putin

Kamis, 12 Desember 2024 - 10:52 WIB
Menlu Sybiha menggarisbawahi pentingnya upaya untuk menstabilkan kawasan dan memastikan dialog politik di Suriah guna memungkinkan berfungsinya lembaga-lembaga negara.

Sebelumnya diplomat senior Moskow Mikhail Ulyanov mengakui Assad dan keluarganya ditampung di Rusia setelah pemimpin Suriah itu digulingkan pada hari Minggu lalu.

"Kehadiran Assad di Moskow menunjukkan bahwa Rusia tidak mengkhianati teman-temannya dalam situasi sulit, tidak seperti Amerika Serikat (AS)," kata Ulyanov, diplomat Rusia untuk organisasi internasional yang berbasis di Wina.

Assad masih bungkam sejak melarikan diri ke Rusia dan diberi suaka oleh Kremlin atas dasar kemanusiaan.

Sementara itu, Pusat Perlawanan Nasional Ukraina (NRC) mengeklaim bahwa Putin menolak mengirim tentara bayaran dari wilayah Ukraina yang diduduki ke Suriah untuk membantu tentara reguler Bashar al-Assad.

Menurut NRC, penolakan itulah yang menyebabkan rezim Assad kehilangan kendali atas negara Suriah.

NRC mengingatkan bahwa ini bukan pertama kalinya Putin mengkhianati sekutu-sekutunya dalam upaya meraih setidaknya beberapa keberhasilan di Ukraina.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!