Benarkah Al Qaeda Didanai Israel? Ini Penjelasannya

Selasa, 03 Desember 2024 - 18:30 WIB
Selama beberapa tahun perang Suriah, Israel telah bekerja sama dengan kelompok pemberontak yang dipimpin Al Qaeda di dekat Dataran Tinggi Golan.

Bantuan tersebut terutama berupa perawatan bagi pejuang Al Qaeda yang terluka dan kemudian membebaskan mereka kembali ke Suriah untuk melanjutkan pertempuran.

Halevy kemudian mengaitkan fakta Al Qaeda sebelumnya memang belum pernah menyerang Israel.

Maka dari itu, Tel Aviv berani mengambil risiko dengan membantu gerilyawan di Suriah tanpa khawatir tentang kemungkinan serangan dari Al Qaeda sewaktu-waktu.

Meski begitu, Halevy mengklaim ada faktor lain seperti motivasi kemanusiaan di balik perawatan Israel terhadap para pemberontak yang terluka di rumah sakit.

Pada akhirnya, ia terpaksa mengakui terdapat beberapa pertimbangan taktis juga yang dilakukan waktu itu.

Meski seharusnya perawatan medis bagi tawanan perang adalah hak dasar, Halevy memperjelas Israel melangkah lebih jauh. Ia membandingkan jika tawanan di sana adalah pejuang Hizbullah, mereka tidak akan rela membebaskannya.

Perbedaannya jelas. Memerangi Hizbullah adalah prioritas utama Israel mengingat ancaman yang mereka berikan.

Sementara Al Qaeda berbeda karena seperti yang dijelaskan, kelompok ekstremis itu tidak pernah berperang melawan Israel dengan cara apa pun.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!